Friday, 21 April 2017

Apakah Perbedaan Infaq, Shadaqah dan Zakat

PortalRenungan.
Ada tiga istilah yang sering digunakan untuk amaliyah maliyah (amal harta benda) yang saling melengkapi yaitu zakat, infaq dan shadaqah. Ketiga istilah ini pun ditemukan di dalam berbagai ayat dan hadits.



Pengertian Infaq,
Secara  umum, bisa kita katakan bahwa seluruh harta kekayaan yang digunakan oleh manusia termasuk infaq. Secara bahasa infaq berarti belanja. Hanya ada dua tujuan manusia menggunakan harta kekayaannya, yaitu infaq fi sabilillah (harta yang digunakan untuk untuk menjalankan perintah Allah) dan infaq fi sabilith-thaghuut (harta yang digunakan untuk infaq untuk menghalangi dari jalan Allah) (lihat QS Al-Anfal :36). Infaq fii sabiillah berdasarkan objek penerimanya  terbagi ke dalam dua bagian yaitu infak untuk untuk diri sendiri (dan keluarga) serta infaq untuk orang/pihak lain. Infaq untuk diri sendiri (dan keluarga) kemudian disebut disebut nafqah sedangkan infaq untuk orang/pihak lain disebut shadaqah.


Pengertian Shadaqah,
Shadaqah adalah pemberian untuk orang/pihak lain. Bentuk shadaqah itu bisa materi harta atau im-materi seperti tenaga pikiran atau bahkan senyum juga termasuk shadaqah. Shadaqah berbeda dengan infaq, Shadaqah hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang beriman saja sebagai realisasi dari kebenaran yang diyakininya (shadaqa = benar). Sedangkan menurut besarannya, shadaqah dalam bentuk harta terbagi dua yaitu shadaqah sunnah yang besarannya tidak ditentukan dan shadaqah wajib yanga kriterianya sudah ditentukan yang kemudian disebut zakat.



Pengertian Zakat,
Sebagaimana disebutkan diatas bahwa kriteria zakat telah ditentukan dengan rinci. Dari sana kita bisa mendefinisikan bahwa zakat adalah kewajiban penunaian hak atas harta tertentu yang diperuntukkan bagi orang tertentu yang kewajibannya didasarkan atas haul (batas waktu) dan nishob (batas minimum). Oleh karenanya zakat itu bersifat rigid/kaku. Secara besaranpun zakat adalah batas minimal seorang mukmin untuk mengeluarkan sebagian hartanya itu. Sebagai sebuah kewajiban, maka zakat bersifat memaksa (obligatory) bukan sukarela (voluntary). Oleh karena itu pula ditunjuk langsung petugas untuk menghimpun zakat tersebut yaitu amil.



Zakat pun terbagi dua yaitu zakat fitrah (zakat jiwa) dan zakat maal (zakat
harta).



Thursday, 20 April 2017

Allah Meneguhkan Orang-orang Yang Beriman Dengan Ucapan Yang Teguh

PortalRenungan.
Sobat PR alhamdulillah kita masih diberikan kesehatan hari ini. Semoga kita bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Sedikit Tadabbur Al-Qur'an hari ini, bahwa Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh.






يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الآخِرَةِ وَيُضِلُّ اللَّهُ الظَّالِمِينَ وَيَفْعَلُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ

“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang lalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki.” (QS. Ibrahim: 27)

Tafsiran ayat “Allah meneguhkan orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh …” dijelaskan dalam hadits berikut.

الْمُسْلِمُ إِذَا سُئِلَ فِى الْقَبْرِ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، فَذَلِكَ قَوْلُهُ ( يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِى الآخِرَةِ )

“Jika seorang muslim ditanya di dalam kubur, lalu ia berikrar bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, maka inilah tafsir ayat: “Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat”.

Qotadah As Sadusi mengatakan, “Yang dimaksud Allah meneguhkan orang beriman di dunia adalah dengan meneguhkan mereka dalam kebaikan dan amalan saleh. Sedangkan di akhirat, mereka akan diteguhkan di kubur (ketika menjawab pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir, pen).” Perkataan semacam Qotadah diriwayatkan dari ulama salaf lainnya.

https://goo.gl/QGt72J

Wednesday, 19 April 2017

Setiap Aktivitas Kebaikan Mulailah Dengan Ucapan Bismillah Agar Menjadi Berkah

PortalRenungan.
Bismillahirrahman. Sobat PR mulailaih segala sesuatu yang baik dengan ucapan Bismillah, mudah-mudahan Allah memberkahi apa yang kita lakulan.



"Diceritakan; Ada seorang wanita yang memiliki suami yang munafiq. Dan adalah si wanita ini selalu memulai aktivitas nya dengan ucapan لبسم الله. Maka berkatalah (didalam hatinya) suaminya yang munafiq; 'Saya akan melakukan perbuatan yang akan membuat istri saya menjadi malu.' Maka si suami itu menyerahkan sebuah kantong kepada istrinya, dan dia berkata; 'Simpanlah kantong ini.' Maka wanita itu menyimpan kantung itu di sebuah tempat dan menutupinya. Maka si suami membuat lupa istrinya akan kantong tersebut dan dia mengambil kantong itu (tanpa sepengetahuan istrinya) dan membuangnya kedalam sumur yang ada didalam rumahnya. Kemudian dia meminta kantong itu kepada istrinya. Maka wanita itu (tanpa curiga) mendatangi tempat penyimpanan kantong itu untuk mengambilnya. dan dia mengucapkan:
لبسم الله الرحمن الرحيم
Maka Allah memerintahkan malaikat Jibril untuk segera turun (untuk mengambil kantong itu didalam sumur) dan mengembalikannya ketempatnya semula. Maka wanita itu menjulurkan tangannya untuk mengambil kantong tersebut, maka dia mendapatkan kantong itu sebagaimana dulu dia simpan. Maka dia mengambil kantong itu dan memberikannya kepada suaminya. Maka suaminya terheran-heran dengan kejadian itu dan akhirnya dia bertaubat kepada Allah dari perbuatan munafiqnya." (Dikutip dari kitab: 'Uqudul Lujain, karya syeikh Nawawie Al-Bantani. hal. 2).

Melalui sabdanya, Rosulullah telah mengingatkan kepada kita semua :

"Setiap aktivitas yang memiliki kebaikan yang tidak dimulai dengan ucapan
لبسم الله الرحمن الرحيم
maka aktivitas itu terputus buntutnya (kurang ke berkahannya) (HR. Abu Daud dari Abi Hurairoh)
Dan dalam sebuah riwayat di katakan :
"Siapa orang yang mengharapkan untuk hidup bahagia dan mati syahid maka sebaiknya dia membaca ; لبسم الله ketika melakukan tiap-tiap sesuatu (yang baik)." (Dikutip dari kitab I'anatut Tholibin. Juz.I. hal. 4)

Mari Kita Mulai Setiap Aktivitas Kebaikan Dengan Ucapan :
لبسم الله الرحمن الرحيم
Agar Memperoleh Limpahan Keberkahan Di Dunia Dan Akhirat. Amiiin

Semoga bermanfa'at! 
Oleh: A.Hasanuddin HR.

Tuesday, 18 April 2017

Allah Telah Mengatur Rizkimu

PortalRenungan.
Alhamdulillah kita masih mendapat rahmat Allah, sehingga kita bisa melaksanakan aktivitas hari ini. Karena jikalau tanpa rahmat Allah kita tidak akan bisa berbuat apa-apa. Apapun yang kita rasakan hari ini, apapun itu bentuknya, semua itu merupakan rahmat Allah. Maka sepantasnyalah kita selalu bersyukur kepada Allah di setiap waktu.



Seorang Salaf berkata,

إِذَا لَم تَعرِف عُنوَانَ رِزقِكَ... فَلَا تَخَفْ،

لِأَنَّ رِزقُكَ يَعرِفُ عُنوَانَكَ... 

فَإِذَا لَم تَصِل إِلَيهِ، فَهُوَ حَتمًا سَيَصِلُ إِلَيكَ.

Jika kau tidak tahu alamat Rizkimu...
Janganlah Takut, karena  Rizkimu Tahu dimana alamatmu...
Jika kau tidak bisa sampai kepadanya...
Niscaya dia akan sampai kepadamu...

Sesungguhnya Allah telah menjamin setiap nikmat makhluknya yang ada di bumi, baik manusia maupun binatang.

Imam Makik bin Anas, "Seandainya aku masih hidup, pastilah akan tetap mendapat makanan, karena ada Dzat yang telah mengatur makanan untuk semua makhluk-Nya yang masih hidup di dunia."

Rasululloh bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ مِائَةَ رَحْمَةٍ أَنْزَلَ مِنْهَا رَحْمَةً وَاحِدَةً 

بَيْنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالْبَهَائِمِ وَالْهَوَامِّ، فَبِهَا 

يَتَعَاطَفُونَ، وَبِهَا يَتَرَاحَمُونَ، وَبِهَا تَعْطِفُ 

الْوَحْشُ عَلَى وَلَدِهَا، وَأَخَّرَ اللهُ تِسْعًا و

َتِسْعِينَ رَحْمَةً، يَرْحَمُ بِهَا عِبَادَهُ 

يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkannya kepada kaum jin, manusia, hewan, dan tetumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayangi.  Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya.  Dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya (yang beriman) pada hari kiamat.” (HR. Muslim).

Karena itulah Sahabat...
Janganlah khawatir terhadap nikmat di dunia, karena Allah telah menjamin bagian-bagian untuk semua hamba-Nya, yaitu mereka yang mau berusaha mendapatkannya.

Tetapi...
Khawatirlah jika engkau tidak dapat mewujudkan syukurmu dalam bentuk ketaatan kepada-Nya, karena sesungguhnya semua itu akan dipertanyakan pada hari kiamat kelak.

🕌Semoga kita termasuk hamba-Nya yang selalu bersyukur dan yakin terhadap taqdir rizki yang telah Ia tetapkan untuk diri kita semua.

Monday, 17 April 2017

Bagaimanakah Menurutmu Tentang Rezeki Itu ?

PortalRenungan.
Alhamdulillah. Rezeki Allah tak akan pernah ada habisnya. Maka sangat patutlah kita selalu bersyukur terhadapnya. Kita tak akan sanggup menghitung nikmat itu. Rezeki itu tidak terbatas pada harta dan makanan, rezeki Allah itu luas.



Bisa jadi rezeki itu berupa teman yang sholih. Atau pikiran yang tenang dan rileks. Atau tidur yang nyenyak. Atau tempat bernaung yang membuatmu tidak butuh pada orang lain dan terhina. Atau berupa pemandangan yang menyejukkan hati dan mengubah moodmu. Atau berupa seseorang yang mencintaimu dan bersabar atas segala kesalahanmu. Atau berupa kata-kata indah yang engkau baca. 

Atau berupa kasih sayang ibu dan ayah. Atau berupa pundak orang yang engkau cintai sebagai tempatmu menangis. Atau berupa kesempatan duduk bersama saudara-saudari yang membuatmu bisa menghapus kegalauan. Atau berupa rasa hormat dari orang-orang di sekelilingmu. Atau berupa hadiah dari orang yang begitu berarti bagimu. Atau berupa kemampuanmu untuk melayani diri sendiri.

Begitulah.. Dalam setiap kondisi selalu ada rezeki Allah untuk kita.  Ya Allah kurniakan kami ridho-Mu, sesungguhnya Engkau sebaik-baik Pemberi rezeki.

Untuk itu belajarlah memaknai setiap pemberian Allah. Jangan lupa untuk selalu mengiringi karunia dengan bersyukur dan berusaha, karena dengan bersyukur dan berusaha nikmat kan terjaga dan bertambah. Amiin.

Sunday, 16 April 2017

Siapakah Setan-setan Kehidupan itu ? (Bagian 2)

PortalRenungan.
Saudaraku yang budiman dan baik hati. Apa  kabar  semuanya?  Semoga  semuanya  dalam  keadaan sehat  wal'afiyat, bersemangat dan selalu optimis dengan langkah langkah yang akan kita jalani dihari ini. Yukk..Kita awali hari kita dengan senyuman, berwajah cerah dan menyapa  orang sekitar dengan hati senang dan bahagia. karena adanya mereka membuat hidup ini lebih berarti, Insya ALLAH Amiin.




Setelah  kita tahu dan faham tentang siapakah itu setan pada Siapakah Setan Setan  Kehidupan Itu (Bagian 1), selanjutnya apa langkah kita agar kita gak gampang  jadi  antek  antek  pengikut  setan?..Iya gak ada salahnya saudara melanjutkan  untuk  membaca  Siapakah  Setan Setan Kehidupan Itu (Bagian 2) ini.

Satu  hal yang harus selalu kita ingat, ketika kita kalah atas godaan setan maka  kita menjadi pecundang, looser perang melawan setan, pasti tidak sama dengan  berperang  melawan  manusia. Setan itu lebih canggih tipu dayanya, lebih  profesional  pekerjaannya,  lebih  banyak  jumlahnya, serta ada yang tidak tampak wujudnya.

Harus  kita  sadari jika tak ada kesungguhan untuk menghadapinya, kita akan menjadi  bulan-bulanan para  setan, karena ketika kita lemah dan jauh dari ALLAH setan bebas leluasa menembakkan panah-panah beracun tanpa kita sadari,  ”Seorang  hamba  tidak akan dapat melindungi dirinya dari setan, kecuali dengan  berzikir  kepada  ALLAH”  ini  kuncinya agar setan kabur, panas dan terbakar  berlari menjauh. Jangan jadi hamba yang bodoh yang mau diperalat setan,  kita  punya  ALLAH  yang  berjanji melindungi, bukankah ALLAH tidak pernah  ingkar  janji,  dan  apa  ada  perlindungan  yang  lebih hebat dari perlindungan ALLAH, jawabannya kita semua tahu.

Zikir  itu tameng, pakaian perang dan baju anti peluru yang akan melindungi seluruh  tubuh  serta  jiwa kita  dari panah-panah beracun yang dibidikkan setan,  ALLAH  akbar  setiap kali kita mengucap ini kita sedang menancapkan busur  panas  pengusir setan, kalimat yang menunjukan bahwa setan itu amat kecil  dibanding  kebesaran  milik ALLAH, dan ketika kita berlindung kepada ALLAH  dari  godaan  setan, maka  siapa yang mampu melawan, setan kan juga mahluk masa takut sama sesama mahluk, takut sama sang pencipta mahluk bukan sama  mahlukNYA,  kan  gitu yah? dan Tidak ada masalah besar dari hidup ini ketika  kita  tahu  TUHAN  kita maha besar, tidak ada bujuk rayu yang lebih indah dan mampu menaklukan kita ketika kita tahu bahwa ALLAH pemilik segala keindahan yang jauh lebih indah.

Jadi  mulai  sekarang,  jadikan  dzikir  pakaian sehari hari maka terbayang hidup  yang  jauh dari bisikan setan, hari-hari kita akan menjadi hari-hari penuh  kemenangan. Betapa tidak, seluruh anggota badan kita akan terlindung dari  maksiat.  Dan  bisa  kita pastikan efeknya, hati akan tenang, pikiran akan jernih,  doa  ijabah,  masalah  menjadi mudah, waktu tak lagi sia sia karena kita awali hari dengan zikir, isi hari dengan zikir, dan akhiri hari dengan zikir. Subhanallah  walhamdulillah  walaa  ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah…

Saturday, 15 April 2017

Siapakah Setan-setan Kehidupan itu ? (Bagian 1)

PortalRenungan.
Saudaraku yang budiman dan baik hati..Apa  kabar  semuanya  di pagi yang indah ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat  wal'afiyat,  bersemangat  dan  selalu optimis dengan langkah langkah yang  akan  kita  jalani  dihari  ini.  Yukk..Kita  awali  hari kita dengan senyuman,  berwajah cerah dan menyapa orang sekitar dengan hati senang dan bahagia.  karena adanya mereka membuat hidup ini lebih berarti, Insya ALLAH. Amiin.



Kata  orang  ”Setan  itu  mencari  sahabat  sahabatnya dan ALLAH melindungi kekasih  kekasihNYA” , salah satu agar dicintai ALLAH dan menjadi kekasih ALLAH  adalah  dengan  menjadi ahli dzikir  dan sifat dari para ahli dzikir itu “diamnya dzikir, bicaranya dakwah” …

Berbicara  tentang  setan,  seringkali  kita mengira bahwa setan itu mahluk yang  ada  dimana mana, tawaf mengelilingi kita yang bernama manusia, setan itu  pasti mahluk bertubuh besar, berambut panjang, bermata merah, memiliki tanduk  diujung  kepalanya  yang  menyala  ketika  melihat mangsanya, tapi setelah  kita  sadari ternyata setan itu bukan hanya yang tak terlihat tapi juga  terlihat dan berwujud manusia, bahkan ada setan yang manis dan cantik yang  siap menggoda lawan jenisnya dengan lirikan mautnya, senyum manisnya, plus  rok  pendeknya, Atau Setan yang tampan menawan yang membuat kaum hawa klepek-klepek... heheheh ih serem !!

Iya  ternyata  setan  itu  adalah  sebuah  “gelar“  bukan benda, gelar bagi mereka  yang  kelakuannya menyesatkan  orang  lain,  sebagai contoh disaat sahabat kita menyebut “setan lo..! ” ketika ia sedang berpuasa dan temannya sibuk  men-slurup  cocacola  dengan batu es yang berembun. Dan mungkin juga kita akan menyebut sahabat kita setan “duh jangan jadi setan buat  aku dong ”  ketika  ia  sibuk menggoda  kita  untuk  menemaninya nonton daripada ke masjid,  artinya  kita dan kita semua bisa jadi setan dan mampu berpredikat setan, gitu kan yah?  are you agree?

Kata  pak ustadz, setan itu berarti “jauh” berasal dari kata Syathana, jadi semua  yang  menjauh dari ALLAH, menjauh dari kebenaran, menjauh dari kasih sayang  ALLAH, semua yang menjauh dan selalu mencari mangsa untuk dijadikan teman  dalam  rangka  menjauhkan diri dari kebenaran dari kasih sayng ALLAH itu  setan,  dan  setan  ini selalu lupa sama ALLAH dan menjauh dari ALLAH, nauzubillahimindzalik semoga kita tak termasuk antek anteknya.

Harus  kita  sadari  disaat  kita  merasa  jauh dari ALLAH itu artinya kita sedang  mendekat  kepada setan, menjadi sahabat setan, ketika kita menjauh dari ALLAH bawaannya pengen yang gak beres aja, pengennya shalat yang wajib saja dan itupun secepat kilat kita lakukan, pengennya gak puasa senin kamis dengan  bisikan  “kan  sunah  Aa  gak  wajib”  ketika  kita jauh dari ALLAH bawaannya  pengen lama  lama  sama  pacar  atau PIL / WIL ( Priya / Wanita Idaman Lain) terus gak pengen lama lama duduk diatas sajadah dengan airmata berlinang   memohon   ampunan,  pokoknya  emang  setan  itu pinter  banget membisikan  ke  telinga kita yang memang gampang tergoda untuk menjauh dari ALLAH. Bahkan semua yang asik asik itu tempat setan bernaung.

Semakin  kita  menjauh  dari  ALLAH  semakin dekat kita dengan si setan dan antek  anteknya,  lama lama kita jadi setan juga karena mengajak orang lain untuk  gak  ngaji,  gak  sedekah,  shalat sekenanya, what kind of life kalo sudah begini.

Kata  Rasululllah SAW bahwa salah satu kekasih ALLAH adalah orang muda yang takwa,  yang  nyata karyanya, yang sibuk mencari ALLAH bukan mencari pacar atau PIL / WIL, dan harus kita sadari, disaat kita masih muda itu godaannya memang  luar  biasa.  Setan ada disaat kita jatuh cinta, Iya cinta pertama, cinta kedua, cinta ketiga dan seterusnya.. iya saat kita jatuh cinta, setan bertanggung  jawab untuk menjadi guru zina, memberi petunjuk bahwa pegangan tangan  itu indah banget, bahwa menatap mata si dia itu nikmat banget bahwa keinginan  untuk  selalu  dekat  dengan  kekasih  kita  seolah olah menjadi tanggung  jawab  setan  untuk  mengupayakan ini terjadi dan tak jarang kita TERJEBAK  oleh bisikan  setan  dan  antek anteknya, tanpa kita sadari kita telah  mengikuti apa yang dibisikan setan ditelinga kita. Atuh segera nikah yah  kalau  begitumah,  daripada  nanti berzina...hehehe. Terus bagaimana A kalau sudah beristri..? Silahkan dipikirkan sendiri... hehehe

Ketika  kita  patah  hati  atau  di  saat ujian berat datang mendera, setan bekerja  keras  untuk  membuat kita  bersandar padanya bukan kepada ALLAH, tugasnya  membuat  kita putus asa, membisikan bahwa “hidup gak indah lagi A tanpa  si  dia”,  semua sudah hancur, aku tak punya apa apa lagi" bernyanyi ditelinga  kita untuk nangis 7 hari 7 malam sampai kita berkesimpulan bahwa benar  hidup  ini  pahit kalo gak punya kekasih, kalau gak berhasil menjadi itu  dan  ini  mending mati aja, agar lukanya gak kambuh, agar gak liat dia bersanding  di  pelaminan  dengan  kekasih  barunya, agar gak disebut orang gagal, agar gak dihina orang.....setan oh setan.

Tolong  katakan bagi yang patah hati atau bagi yang sedang merasa hidup ini tak ada arti" I will SURVIVE "karena patah hati, ujian yang menimpa gak ada apa apanya dibanding TUHAN kita yang maha besar, ALLAH SWT!!

Friday, 14 April 2017

Seperti Apakah Umur Manusia yang Hakiki ?

PortalRenungan.
Sahabat PR, secara umum umur manusia adalah lama hidupnya. Namun sesungguhnya umur yang hakiki adalah waktu yang digunakan dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala. Waktu yang digunakan dalam ketaatan inilah umur sebenarnya.


Oleh karena itu, kebaikan dan ketaatan akan menambah umurnya yang sebenarnya dan yang selain itu tidaklah menambah umurnya. 

Dan standar kebaikan bukanlah terletak pada panjang atau pendeknya umur seseorang, tetapi kebaikan itu adalah bagaimana seseorang memanfaatnya umurnya untuk berbuat ketaatan kepada Allah ta’ala, sebagaimana hadits dari ‘Abdurrahman bin Abi Bakroh, dari ayahnya Abu Bakroh bahwa ada seseorang yang bertanya pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ »

“Wahai Rasulullah, manusia mana yang dikatakan baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan baik amalnya.” Lalu manusia mana yang dikatakan jelek?”, tanya laki-laki tadi. Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan jelek amalnya.” (HR. Tirmidzi no. 2330, hasan shahih)

Jika seorang hamba berpaling dari Allah dan gemar melakukan maksiat, maka dia berarti telah menyia-nyiakan umurnya. Atau bisa dikatakan bahwa dia telah mengurangi jatah umur yang diberikan kepadanya yang seharusnya dia manfaatkan untuk mengumpulkan kebaikan.

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “Ketahuilah bahwa maksiat dapat mengurangi umur dan pasti dapat pula mengurangi keberkahannya, sebagaimana pula amalan kebaikan dapat menambah keberkahan. 

Thursday, 13 April 2017

Bagaimana Cara Membaca dan Memahami KODE BAN MOBIL ?

PortalRenungan.
Bagaimanakah cara membaca dan memajami kode ban mobil?. Dengan mengerti arti kode pada ban, kita mempunyai keputusan dan sikap jika kita akan membeli ban. Karena ban merupakan termasuk komponen yang sangat penting pada sebuah kendaraan.


Seperti ini contoh yang tertulis di ban:

205/65/R15 94 H

↳ 205 ⇨ Lebar BAN.
↳ 65   ⇨ Tinggi BAN.
↳ R     ⇨ Ring/Diameter.
↳ 15   ⇨ Ukuran Ring.
↳ 94   ⇨ Max Beban.
↳ H     ⇨ Max 210km/h.
↳ S     ⇨ Max 180km/h.
↳ T     ⇨ Max 190 km/h.
↳ U     ⇨ Max 200km/h.
↳ V     ⇨ Max 240km/h.
↳ Z     ⇨ >240km/h
↳ W    ⇨ 270km/h
↳ Y     ⇨ 300km/h

Setiap BAN ada 4 angka terlihat di sisi BAN*
↣ Contoh : 2217

Menunjukkan keluaran BAN baru dari pabrik pada minggu ke *22* tahun *2017*

Setiap BAN, mempunyai tempo / masa  penggunaan ideal 5 tahun, sejak tanggal dikeluarkan dari PABRIK.

Jika...
Membeli B̲A̲N̲ ̲B̲A̲R̲U̲ pastikan tahun terkini...
Jika...
Membeli BAN dengan kode tahun yang sudah lewat, maka kita berhak untuk minta Diskon dari harga List sesuai dengan ketentuan.

Contoh ban dijual pd akhir tahun 2017:
Produk tertulis tahun:
2016 Potongan Disc 20%.
2015 Potongan Disc 40%.
2014 Potongan Disc 60%.
2013 ... jangan dibeli meskipun ditawari diskon 80%.

Usia BAN (BARU) bila sudah lebih dari 5 tahun, maka kondisi karet ban sudah keras karena sudah masuk kategori expired meskipun belum digunakan.

Sangat disarankan jangan dipakai lagi, jelas bisa membahayakan jiwa anda.

Marilah Kita Lebih Peduli Kepada Keselamatan Jiwa  Dan Keluarga Dalam Berkendara.

Sunday, 9 April 2017

Apakah Puasa Sunah Ayyamul Bidh Itu ?

PortalRenungan.
Kita disunnahkan berpuasa dalam sebulan minimal 3 kali. Dan yang lebih utama adalah melakukan puasa pada ayyamul bidh, yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah (Qomariyah)


Puasa tersebut disebut ayyamul bidh (hari putih) karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar rembulannya yang putih

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
.
“Puasa pada 3 hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)

Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ
.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

InsyaAllah tanggal 10, 11,12 April bertepatan dengan puasa Ayyamul Bidh.

Friday, 7 April 2017

Kisah Sahabat Rosulullah, Ukasyah

PortalRenungan.
Kisah ini terjadi pada diri Rasulullah SAW sebelum wafat. Rasulullah SAW telah jatuh sakit agak lama, sehingga kondisi beliau sangat lemah.


Pada suatu hari Rasulullah SAW meminta Bilal memanggil semua sahabat datang ke Masjid. Tidak lama, penuhlah Masjid dengan para sahabat. Semuanya merasa rindu setelah agak lama tidak mendapat taushiyah dari Rasulullah SAW.

Beliau duduk dengan lemah di atas mimbar. Wajahnya terlihat pucat, menahan sakit yg tengah dideritanya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda: "Wahai sahabat-sahabatku semua. Aku ingin bertanya, apakah telah aku sampaikan semua kepadamu, bahwa sesungguhnya Allah SWT itu adalah satu-satunya Tuhan yang layak di sembah?"

Semua sahabat menjawab dengan suara bersemangat, " Benar wahai Rasulullah, Engkau telah sampaikan kepada kami bahwa sesungguhnya Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah."

Kemudian Rasulullah SAW bersabda:
"Persaksikanlah ya Allah. Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanah ini kepada mereka."

Kemudian Rasulullah bersabda lagi, dan setiap apa yg Rasulullah sabdakan selalu dibenarkan oleh para sahabat.

Akhirnya sampailah kepada satu pertanyaan yg menjadikan para sahabat sedih dan terharu. 

Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya, aku akan pergi menemui Allah. Dan sebelum aku pergi, aku ingin menyelesaikan segala urusan dengan manusia. Maka aku ingin bertanya kepada kalian semua. Adakah aku berhutang kepada kalian? Aku ingin menyelesaikan hutang tersebut. Karena aku tidak mau bertemu dengan Allah dalam keadaan berhutang dg manusia."

Ketika itu semua sahabat diam, dan dalam hati masing2 berkata "Mana ada Rasullullah SAW berhutang dengan kita? Kamilah yang banyak berhutang kepada Rasulullah".

Rasulullah SAW mengulangi pertanyaan itu sebanyak 3 kali.

Tiba-tiba bangun seorang lelaki yang bernama UKASYAH, seorang sahabat mantan preman sblm masuk Islam, dia berkata:

"Ya Rasulullah! Aku ingin sampaikan masalah ini. Seandainya ini dianggap hutang, maka aku minta engkau selesaikan. Seandainya bukan hutang, maka tidak perlulah engkau berbuat apa-apa".

Rasulullah SAW berkata: "Sampaikanlah wahai Ukasyah".

Maka Ukasyah pun mulai bercerita: "Aku masih ingat ketika perang Uhud dulu, satu ketika engkau menunggang kuda, lalu engkau pukulkan cambuk ke belakang kuda. Tetapi cambuk tsb tidak kena belakang kuda, tapi justru terkena dadaku, karena ketika itu aku berdiri dibelakang kuda yg engkau tunggangi wahai Rasulullah".

Mendengar itu, Rasulullah SAW berkata: "Sesungguhnya itu adalah hutang wahai Ukasyah. Kalau dulu aku pukul engkau, maka hari ini aku akan terima hal yg sama."

Dengan suara yang agak tinggi, Ukasyah berkata: "Kalau begitu aku ingin segera melakukannya wahai Rasulullah"

Ukasyah seakan-akan tidak merasa bersalah mengatakan demikian. 

Sedangkan ketika itu sebagian sahabat berteriak marah pd Ukasyah. "Sungguh engkau tidak berperasaan Ukasyah. bukankah Baginda sedang sakit..!?"

Ukasyah tidak menghiraukan semua itu. Rasulullah SAW meminta Bilal mengambil cambuk di rumah anaknya Fatimah.

Bilal meminta cambuk itu dari Fatimah, kemudian Fatimah bertanya: "Untuk apa Rasulullah meminta cambuk ini wahai Bilal?"

Bilal menjawab dg nada sedih: "Cambuk ini akan digunakan Ukasyah utk memukul Rasulullah"

Terperanjat dan menangis Fatimah seraya berkata: "Kenapa Ukasyah hendak pukul ayahku Rasulullah? Ayahku sdg sakit, kalau mau mukul, pukullah aku anaknya".

Bilal menjawab: "Sesungguhnya ini adalah urusan antara mereka berdua".

Bilal membawa cambuk tersebut ke Masjid lalu diberikan kepada Ukasyah.
Setelah mengambil cambuk, Ukasyah menuju ke hadapan Rasulullah. 

Tiba-tiba Abu bakar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata: "Ukasyah..! kalau kamu hendak memukul, pukullah aku. Aku orang yg pertama beriman dg apa yg Rasulullah SAW sampaikan. Akulah sahabatnya di kala suka dan duka. Kalau engkau hendak memukul, pukullah aku".

Rasulullah SAW: "Duduklah wahai Abu Bakar. Ini urusan antara aku dengan Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah. Kemudian Umar berdiri menghalangi Ukasyah sambil berkata:

"Ukasyah..! pukullah aku. Dulu memang aku tidak suka mendengar nama Muhammad, bahkan aku pernah berniat untuk menyakitinya, itu dulu. Sekarang tidak boleh ada seorangpun yg boleh menyakiti Rasulullah Muhammad. Kalau engkau berani menyakiti Rasulullah, maka langkahi dulu mayatku..!."

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Umar. Ini urusan antara aku dg Ukasyah".

Ukasyah menuju kehadapan Rasulullah, tiba2 berdiri Ali bin Abu Talib sepupu sekaligus menantu Rasulullah SAW.

Dia menghalangi Ukasyah sambil berkata:
"Ukasyah, pukullah aku saja. Darah yg sama mengalir pada tubuhku ini wahai Ukasyah".

Lalu dijawab oleh Rasulullah SAW:
"Duduklah wahai Ali, ini urusan antara aku dg Ukasyah" .

Ukasyah semakin dekat dg Rasulullah. Tiba2 tanpa disangka, bangkitlah kedua cucu kesayangan Rasulullah SAW yaitu Hasan dan Husen. 

Mereka berdua memegangi tangan Ukasyah sambil memohon. "Wahai Paman, pukullah kami. Kakek kami sedang sakit. Sesungguhnya kami ini cucu kesayangan Rasulullah, dengan memukul kami sesungguhnya itu sama dg menyakiti kakek kami."

Lalu Rasulullah SAW berkata: "Wahai cucu2 kesayanganku duduklah kalian. Ini urusan Kakek dengan Paman Ukasyah".

Begitu sampai di tangga mimbar, dg lantang Ukasyah berkata:

"Bagaimana aku mau memukul engkau ya Rasulullah. Engkau duduk di atas dan aku di bawah. Kalau engkau mau aku pukul, maka turunlah ke bawah sini."

Rasulullah SAW memang manusia terbaik. Kekasih Allah itu meminta bbrp sahabat memapahnya ke bawah. Rasulullah didudukkan pada sebuah kursi, lalu dengan suara tegas Ukasyah berkata lagi:

"Dulu waktu engkau memukul aku, aku tidak memakai baju, Ya Rasulullah"

Para sahabat sangat geram mendengar perkataan Ukasyah.
Tanpa berlama-lama dalam keadaan lemah, Rasulullah membuka bajunya. Kemudian terlihatlah tubuh Rasulullah yang sangat indah, sedang beberapa batu terikat di perut Rasulullah pertanda Rasulullah sedang menahan lapar.

Kemudian Rasulullah SAW berkata:
"Wahai Ukasyah, segeralah dan janganlah kamu berlebih2an. Nanti Allah akan murka padamu."

Ukasyah langsung menghambur menuju Rasulullah SAW, cambuk di tangannya ia buang jauh2, kemudian ia peluk tubuh Rasulullah SAW seerat-eratnya. Sambil menangis sejadi2nya.

Ukasyah berkata:
"Ya Rasulullah, ampuni aku, maafkan aku, mana ada manusia yang sanggup menyakiti engkau ya Rasulullah. Sengaja aku melakukannya agar aku dapat merapatkan tubuhku dengan tubuhmu. 

Seumur hidupku aku ber-cita-cita dapat memelukmu. Karena sesungguhnya aku tahu bahwa tubuhmu tidak akan dimakan oleh api neraka. 

Dan sungguh aku takut dengan api neraka. Maafkan aku ya Rasulullah..."

Rasulullah SAW dengan senyum berkata: "Wahai sahabat-sahabatku semua, kalau kalian ingin melihat ahli Surga, maka lihatlah Ukasyah..!"

Semua sahabat meneteskan air mata. Kemudian para sahabat bergantian memeluk Rasulullah SAW.

Semoga dengan membaca ini bila ada air mata ini membuktikan kecintaan kita kepada kekasih Allah SWT.

Allahumma sholli 'alaa Muhammad. 
Allahumma sholli 'alayhi wasallam
Semoga Allah Swt. selalu meridloi kita semua, Amin.

Monday, 27 March 2017

Beginilah 5 Grade Sholat

PortalRenungan.
Beginilah 5 Grade Sholat, kita termasuk yang mana?. Mudah-mudahan Allah menuntun kita untuk mrlalukan hal yang terbaik.


Grade E 🕌
Ketika adzan, biasa saja,  sedang memasak terus memasak, sedang berfb terus berfb, sedang nonton TV, terus nonton tv dan seumpamanya

Grade D 🕌
Ketika adzan berkumandang, dia kecilkan suara tv, kecilkan suara radio, tetapi tetap terus beraktifitas, tidak siap2 untuk sholat.

Grade C 🕌
Ketika adzan berkumandang, terus berwudhu dan solat.

Grade B 
Ketika adzan, terus berwudhu' dan menuju ke masjid/musholla.🕌

Grade A 
Ketika adzan, sudah berada di masjid dlm keadaan berwudhu', dan bersiap untuk sholat.🕌

Yang manakah grade sholat Kita❓
Kalau ujian pasti kita menginginkan grade A ..

Sholat seperti apa? Ingatlah.! sholat adalah hal no. 1 yang akan ditanya oleh Allah swt di hari perhitungan nanti bukannya hasil ujian !

Sholat terjaga 💯insyaAllah yang lain pun Baik.👍✅✅ Bersama2 kita seimbangkan hal dunia & hal akhirat...

Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang menyampaikan 1 ilmu sja dan ada orang yang mengamalknnya, maka walaupn yg menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala..

Amiiin ya rabbal alamin
Semoga bermanfaat. Amiinnn.....✅

Sunday, 26 March 2017

Orang tua Wajib Tahu, 7 Rahasia Mendidik Anak

PortalRenungan.
Menyesal Tidak Mengetahuinya Dari Dulu, Ini 7 Rahasia Mendidik Anak dari Ustdz Farid Ahmad!


1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.

2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.

3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.

4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.

5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.

6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.

7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.

Sumber: http://www.beritaislamterbaru.org/2016/03/menyesal-tidak-mengetahuinya-dari-dulu.html

Saturday, 25 March 2017

Apakah Kolesterol dan Asam Urat itu, Berbahayakah

PortalRenungan.
Kolesterol telah resmi dihapus sebagai nutrisi buruk oleh Amerika Serikat. Pertimbangkan lagi untuk memberikan saran kepada pasien. "Jangan banyak makan makanan berlemak, kolesterol.! Perbanyak sayur dan buah serta air putih"...

Lemak dan kolesterol makanan tidak berkolerasi terhadap kadar kolesterol dalam darah... Yang harus diwaspadai adalah KARBOHIDRAT/GULA.

Mengapa ada orang yang sakit kolesterol?  Dan mengapa penyakit itu akan kambuh saat makan makanan yang mengandung banyak kolesterol?

Jawaban saya singkat : Karena dia makan kolesterol bersama bersama dengan karbohidrat!

Silahkan tanya ke mereka... Makan kambingnya pakai nasi enggak ?  Makan satenya pakai es teh manis apa enggak?

Jawabannya pasti : iyaa.. pakai nasi dan minum yang manis! Jadi bukan salah kolesterol... Kolesterol baik-baik saja.  Yang salah adalah karbohidrat alias gula.!

Begini penjelasannya.., Karbohidrat dan semua turunannya adalah gula.  Tahu sifat gula, khan? Kalau enggak tahu sifatnya..,  silahkan ambil gula pasir.., Lalu panaskan.... Apakah gula akan meleleh.?  Atau menjadi karamel?

Jawabannya adalah menjadi karamel! Gula yang mengkaramel inilah biang masalahnya. Karamel gula atau disebut Glycation ini mengikat macam-macam komponen dalam tubuh.

Apa saja yang diikat oleh karamel gula.? Salah tiganya : Lemak, Kolesterol, dan Asam uratl ! Lemak yang terikat oleh glycation akan menyebabkan plak.  Dan plak ini akan menyumbat aliran darah dari jantung ke titik-titik lain. Tersumbat dekat jantung, akan menyebabkan serangan jantung koroner. Tersumbat ke arah otak akan membuat aliran darah ke otak pecah. Kalau pecah yang kanan anda *stroke*. Kalau yang kiri anda *lumpuh*.  Kalau yang tengah, anda *Mati*.!. Itu fakta medis dari orang-orang yang stroke!

Kolesterol juga terikat oleh glycation.  Kolesterol yang terikat inilah yang menyebabkan orang sakit kolesterol.

Jadi masalahnya bukan kolesterolnya.., tapi *yang mengikat kolesterol.*
Selama kolesterol anda liquid alias cair dan tetap beredar di darah, maka tidak masalah...
Itu kenapa saat kolesterol saya HI alias di atas 350 saya baik-baik saja. Penyebabnya adalah : kolesterol saya tidak diikat oleh karamel gula!

Begitu juga dengan asam urat. Dia enggak salah...! Asam urat dibutuhkan tubuh.  Semakin tunggi asam urat maka tinggi juga antioxsidannya. Anda enggak gampang tepar kalau kena radikal bebas.

Tapi mengapa ada orang sakit asam urat? Saya yakin anda sudah bisa jawab! Yes...., Karena asam uratnya terikat karamel gula! Walau asam urat anda tinggi, selama dia tidak terikat, maka anda sehat.* Karena asam urat saya lancar dalam darah dan enggak terikat karamel gula..!

Nah, silahkan tanya kepada orang yang punya asam urat. Apakah dia konsumsinya *_high carbohidrat_*..?

Jawabannya pasti : *iyaa..!* Nah..., asam urat yang terikat karamel gula akan mengeras di sendi-sendi. Asam uratnya mengkristal. Kristal asam urat ini disebut *purin*.! Jadi yang salah adalah yang *mengikat* asam urat dan kolesterol.  Bukan asam urat dan kolesterolnya.!

Intinya.., kurangi/hindari makanan yg tinggi karbohidrat/gula nya...!

http://www.satuharapan.com/read-detail/read/kolesterol-resmi-dihapus-dari-daftar-nutrisi-buruk

Monday, 20 March 2017

Rahasia Tentang Sakit

PortalRenungan.
Suatu hari Rasulullah  SAW kedatangan seorang bapak dan anak gadisnya. Bapak tersebut meminta Rasulullah SAW untuk menikahi anak gadisnya dan mengatakan bahwa anak gadisnya merupakan anak yang sangat luar biasa dimana anaknya sejak kecil sampai sekarang tidak pernah sakit.

Rasulullah SAW tersenyum dan beliau diberitahu oleh Malaikat Jibril untuk menolaknya karena tidak ada kebaikan dalam diri anak gadis itu.

Sungguh luar biasa makna dari sakit, ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita itu mendatangkan berbagai kebaikan. Bahkan sebagian ulama mengatakan orang yang sedang sakit dipastikan orang tersebut sedang dicintai Allah...

Sakit kalau kita sikapi dengan positif:

Sakit itu "Zikrullah"
Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.

Sakit itu "Istighfar"
Orang yang sedang sakit akan teringat dosa-dosa yang pernah diperbuat, sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu beristigfar dan memohon ampunan kepada Allah.

Sakit itu "Tauhid"
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?

Sakit itu "Muhasabah"
Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri, menghitung-hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi.

Sakit itu "Jihad"
Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah akan tetapi diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan.

Sakit itu "Ilmu"
Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri utk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

Sakit itu "Nasihat"
Orang sakit mengingatkan yang sehat untuk jaga diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar. Allah cinta dan sayang keduanya.

Sakit itu "Silaturrahim"
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

Sakit itu "Penggugur Dosa"
Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai sang Pencipta sekaligus sedang diberi ujian..tentu kalau diterima dengan sabar dan tawaqal akan merontokan dosa-dosa.

Sakit itu "Mustajab Do'a"
Sesungguhnya doa orang yang sedang sakit mustajab, maka saat kita menengok yang sakit disamping kita mendoakan maka mintalah doanya.
Imam As-Suyuthi  selalu keliling kota mencari orang sakit lalu beliau minta dido'akan.

Sakit itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan"
Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mau. Dosa yang lalu disesali dan mohon ampunan.

Sakit itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis"
Satu sikap ke-Insyaf-an yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

Sakit meningkatkan kualitas "Ibadah"
Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama.

Sakit itu memperbaiki "Akhlak"
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu'.

Dan pada akhirnya "SAKIT" membawa kita untuk selalu ingat akan "KEMATIAN"


Sunday, 19 March 2017

Putraku Malaikat Surgaku

PortalRenungan.
Putraku bukan si juara umum di sekolah, bukan bintang utama di pengajian, juga bukan pemain inti di lapangan futsal, dan tidak juga juara melukis ataupun pemenang lomba beladiri.

Dia adalah anak-anak sepuluh tahun , kelas lima SD, yang senang bermain tiada henti, menikmati keciprak air hujan, mengayuh sepeda menantang angin, dan tak terlalu suka belajar (belajar dalam pengertian umum orang Indonesia, yaitu membaca buku pelajaran sampai hafal titik koma nya).

Ini menyebabkan rumahku tak punya banyak piala.

Terkadang, sebongkah kecewa bergayut di hati, kecewa  pada  nilai  matematikanya yg tak sempurna padahal soalnya  gampang, kecewa  pada hafalan surat pendek al quran yang masih salah, kecewa pada kegagalan gol karena tendangannya yg lemah.

Mana pialamu , duhai kesayanganku?

Allah, Tuhan yang kuimani berbisik lembut.

“Kamu adalah ibu yang sangaaaaaaaaat jauh dari sempurna, dan putramu tak pernah menuntut lebih, dia ikhlas, tak melayangkan protes atas segala kekuranganmu, lalu kenapa kamu tak membalasnya dengan cara serupa? Kamu sedemikian banyak menuntut dari putramu,” aku terkesiap.

Sekawanan awan sedemikian rendah, gelap,  hujan memberi aba-aba mau turun, aku tergopoh  mencari jilbab, berlari ke jemuran. Dan disana…. putraku sedang  membungkuk memungut jemuran yg berjatuhan, sebelum kusuruh.

Aku tertidur pulas, terbangun mendengar suara berisik di kamar mandi, ternyata putraku sedang memandikan adik bungsunya, berjongkok menyabuni jari-jari kaki adiknya, tanpa kuminta.

Aku heran, kenapa rumah sedemikian damai, tak ada pekikan berebut mainan, ternyata putraku sedang bersimpuh di sudut kamar, membuatkan kapal-kapalan kertas secara adil untuk ketiga adiknya.

Embun dimataku mendesak keluar, ketika hujan turun deras dan  putraku  dilindungi payung lebar, berjalan ke rumah tetangga kemudian kembali dengan membawa daun sirsak untuk peningkat daya tahan tubuhku.

“Empat belas lembar, udah kupilihin yang bagus-bagus, biar mama cepet sembuh” tangannya terulur menyerahkan daun sirsak, , aku terkapar lemah kala itu.

Mataku menghangat, kuterima dengan seksama, seperti pak presiden menerima bendera pusaka.

Terimakasih putraku, engkau telah memberi piala, dan ini adalah sebenar-benarnya piala, piala yang sesungguhnya untukku.

Nak, ijinkan aku mencium tanganmu, sebagai wujud permohonan maaf atas segala tuntutanku...

Putra putri yang shalih- shalihah... juara yg sesungguhnya. 

Oleh: Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan (Isteri Kang AHER- Gubernur Jawa Barat).

Saturday, 18 March 2017

Kisah Abdul Rahman bin Auf dengan Kurma Busuk

PortalRenungan.
Mudah-mudahan menjadi inspirasi kita akan Abdul Rahman bin Auf dengan kisah kurma busuknya. 

Kata Rasulullah saw, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.  Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun memutar kepala berfikir, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin lagi supaya dapat masuk syurga lebih awal. 

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat r.hum tadi  dengan harga kurma bagus. 

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf. Sahabat gembira. Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira. Semua happy!

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.Abdul Rahman bin Auf r.a gembira juga sebab...jatuh miskin! 

MasyaAllah..hebat. Coba kalau kita? Usaha goyang dikit, udah teriak tak tentu arah. Abdul Rahman bin Auf r.a berasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. 

Namun.. Subhanallah..Rencana Allah itu memang terbaik.. Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk. Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat harga kurma biasa. 

Allahuakbar.. Jadi..yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk? 

ALLAH swt lah yang Memberi Rezeki. 

Ibroh dari kisah ini sangat special buat kita, sebab ini membuat kiya harus YAKIN bahwa rezeki itu totally dari Allah. Bukan hanya karna usaha kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik yang akan memberi kita omzet yang banyak. Kadang-kadang, KEYAKINAN dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat...

We plan, but Allah has also planned everything for us. So, If something goes wrong, it went wrong for a good reason. 

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita.

Friday, 17 March 2017

Bereskan Hubunganmu dengan Allah, dan Biarkan Dia Membereskan Urusan Duniamu

PortalRenungan.
Kita sering menghadapi keruwetan persoalan dalam kehidupan. Kita pusing memikirkan besok mau makan apa. Kita bingung bagaimana nasib anak-anak kita nanti. Kita juga ingin agar suatu persoalan yang sedang mengganjal bisa cepat selesai agar kita tidak lagi disulitkan olehnya.

Banyak orang menjadi frustasi dalam persoalan yang dia hadapi karena semakin kuat dia berusaha untuk menyelesaikan, semakin kuat pula persoalan itu melilitnya. Seolah-oleh seluruh energi dan waktu yang dihabiskan tetap tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Hal ini tidak jarang membuat seseorang putus asa dan merasa Tuhan tidak adil kepada dirinya.

Barangsiapa membereskan hubungan antara dirinya dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan hubungan antara dia dan manusia semuanya.

Lantas bagaimanakah seharusnya menghadapi urusan-urusan dunia yang menyulitkan tersebut? Apakah kita bisa menghindarinya? Atau apakah semua itu memang harus dijalani?

Dalam pandangan Allah, segala urusan yang kita khawatirkan dan takutkan adalah mudah bagi-Nya. Seringkali kita berusaha menjalani itu semua dengan kekuatan diri sendiri, merasa sebagai superman yang mampu menghadapi segala-galanya. Dan Allah ingin menunjukkan bahwa sebenarnya kita tidak bisa apa-apa.

Dalam kitab Nahjul Balaghah, Ali bin Abi Thalib mengajarkan kepada kita:

“Barangsiapa membereskan hubungan antara dirinya dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan hubungan antara dia dan manusia semuanya. Barangsiapa membereskan urusan akhiratnya, niscaya Allah akan membereskan baginya urusan dunianya. Barangsiapa selalu menjadi penasihat yang baik bagi dirinya, niscaya Allah akan menjaganya dari segala bencana.”

Mengutip kata-kata di atas, kunci dari segala persoalan yang menimpa diri kita adalah rusaknya hubungan dengan Allah. Kita terputus dengan-Nya sehingga merasa apa yang kita hadapi tidak terhubung. Padahal segala sesuatu dalam pengetahuan-Nya dan Allah dengan mudah akan membalikkan segala urusan kita dalam sekejap mata.

Karenanya jika ditimpa persoalan yang membuat sulit seakan dunia mau runtuh, periksalah hubungan kita dengan Allah. Apakah ada hak-hak-Nya yang kita langgar? Perintahnya yang kita langgar? Atau larangan-Nya yang terus menerus kita lakukan? Perbaikilah persoalan kita dengan Allah dan niscaya Dia dengan mudah akan membereskan segala urusan dunia kita. Apa yang tidak mungkin dilakukan oleh Raja dari segala Raja?

Semoga kita senantiasa diberikan karunia untuk selalu memeriksa sejauh mana hubungan kita dengan Sang Maha Pengatur Segala Urusan.

Muhammad Noer, 11 Mei 2009.
https://goo.gl/qa1SZf***

Friday, 10 March 2017

Agar diberikan Keturunan yang baik dan Sholeh

PortalRenungan.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْخَاسِرُونَ

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” (QS. Al Munafiqun: 9)

Ayat-ayat di atas bukan berarti memerintahkan kita untuk meninggalkan anak-anak kita atau menganjurkan kita agar memohon kepada Allah agar tidak memberikan kita anak, bukan demikian maksudnya. Maksudnya adalah agar kita memohon kepada Allah keturunan yang baik dan shaleh, sebagaimana permintaan Nabi Zakariya ‘alaihissalam,nsn

Friday, 3 March 2017

Ujian Terberat adalah Kesenangan

PortalRenungan.
Sahabat... 
Seorang arif berkata dalam sebuah buku yang ditulis oleh Ustadz Said Hawa di dalam bukunya "Mensucikan Jiwa".

Di sana tertulis: "Musibah bisa dihadapi dengan sabar oleh orang Mukmin, tetapi kesenangan tidak dapat dihadapi dengan sabar kecuali orang yang mencapai derajat Shiddiq"

Sungguh terasa benar sekali apa yang dikatakan orang arif itu. Bersabar terhadap kesenangan memang jauh lebih berat daripada bersabar terhadap musibah.

Para Sahabat Rasul pun mengatakan demikian : "Kami telah diuji dengan ujian kesulitan lalu kami bersabar, dan sekarang kami diuji dengan ujian kesenangan maka kami tidak bisa bersabar."

Masya Allah...!!!

Itulah kenapa Allah mengingatkan kita akan begitu banyaknya fitnah dunia. Agar harta, suami, istri, anak-anak kita tidak melenakan kita dari mengingat-Nya.

Hingga Allah berfirman : "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu, dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah" (Q.S. Al Munafiqun: 9)

Ketika kita diberikan ujian kesulitan, ada baiknya kita tidak mengeluhkan keadaan. Justru, semua itu seharusnya membuat kita semakin sabar dan semakin dekat dengan Allah. 

Namun sebaliknya, bila kita diberi ujian kesenangan, kita lupa. Lupa kalau setiap kesenangan itu adalah pemberian Allah, bukan hanya karena usaha kita sendiri. Hal inilah yang seringkali membuat kita lupa untuk bersyukur. Malah membuat kita takabur dan lalai.

Sahabat...
Mari terus belajar mengukur kapasitas diri. Sebab Allah Maha Mengetahui apa-apa yang pantas dan sanggup kita hadapi.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari segala fitnah dunia... Semoga kita juga mampu melewati ujian apapun yang Allah berikan dengan sabar dan syukur...

Aamiin Allahumma aamiin