Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Monday, 20 July 2020

Yuk Sambut Idul Qurban

*📑🔔 SEKEDAR MENGINGATKAN...*

_InsyaaAllaah_... 

1 Dzulhijjah = 22 Juli 2020
2 Dzulhijjah = 23 Juli 2020
3 Dzulhijjah = 24 Juli 2020
4 Dzulhijjah = 25 Juli 2020
5 Dzulhijjah = 26 Juli 2020
6 Dzulhijjah = 27 Juli 2020
7 Dzulhijjah = 28 Juli 2020
8 Dzulhijjah = 29 Juli 2020
9 Dzulhijjah = 30 Juli 2020

*⛔⚠️ HARAM PUASA :*

*10 Dzulhijjah = 31 Juli 2020*
*11 Dzulhijjah = 1 Agustus 2020*
*12 Dzulhijjah = 2 Agustus 2020*
*13 Dzulhijjah = 3 Agustus 2020*

⛔⚠️ *MULAI DARI ADZAN MAGHRIB DI TANGGAL 21 JULI 2020 (MASUK 1 DZULHIJJAH) HARAM DAN TIDAK BOLEH BAGI SHOHIBUL QURBAN UNTUK...*

_*Memotong kuku, baik itu kuku tangan atau kuku kaki; menggunting/mencukur rambut kepala; mencabut atau mencukur bulu ketiak; mencukur/mengunting kumis; mencukur bulu kemaluan; atau memotong kulitnya, sampai disembelihnya hewan kurban.*_

_Sebagaimana dalam riwayat yang shahih hadits riwayat Muslim Nomor 1977_

_*Jika ia melanggar larangan tersebut maka ia telah menyelisihi perintah Nabi shallallahu alaihi wasallam, ia wajib memohon ampunan dan bertaubat kepada Allah atas perbuatannya tersebut, namun kurbannya tetap diterima...*_

NB :
~ _Tanggal 1 Dzulhijjah sd 8 Dzulhijjah  disunnahkan puasa dan memperbanyak amal sholih karena pahalanya akan dilipat gandakan, inilah hari-hari terbaik sepanjang masa dan sejarah manusia untuk beramal sholih... Allahu akbar_

~ *Puasa Arafah 9 Dzulhijah = 30 Juli 2020 (SANGAT DITEKANKAN & DIANJURKAN BERPUASA)*

~ *Idul Adha 10 Dzulhijjah = 31 Juli 2020*

~ _*Tanggal 1/ 2/ 3 Agustus 2020 adalah hari TASRYIK = HARAM PUASA*_

Sebarkan informasi ini, karena tiap kali orang yang tahu kemudian mengamalkan amal shalih tersebut maka kita yg memberikan informasi akan mendapatkan sama seperti orang yang mengerjakan amal tersebut, Allahu Akbar...

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu,
Rasulullahu shallallahu'alaihi wa sallam bersabda,

 احْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ، وَاسْتَعِنْ بِاللَّهِ وَلَا تَعْجِزْ

_*"Bersemangatlah engkau terhadap apa-apa yang memberimu manfaat, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah menjadi orang yang lemah."*_
(Hadits Riwayat Muslim No. 4816)

Sunday, 26 April 2020

Renungan tentang Nasehat

Renungan tentang Nasehat

: ۞اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ۞

❝Terimalah nasihat dan peringatan dari saudaramu yang beriman, dan janganlah kamu menentangnya, kerana ia melihat terhadap apa yang tidak dapat engkau lihat di dalam dirimu sendiri.❞

[Imam Syeikh Abdul Qadir Al-Jailani قدس الله سره]

```"Nasehat itu mudah, permasalahannya hanya dalam penerimaan nasihat itu sendiri, karena nasehat terkadang terasa amat pahit bagi mereka pengikut hawa nafsu."```

Al-Imam Al-Ghazali
Bila kita dinasihati, bukalah pintu hati, dan masukkanlah nasihat dalam hati. Kemudian, ubahlah diri.

Hakikatnya, nasihat itu tanda kasih Allah pada kita. DIA yang ingin kita berubah. 

Teguran Itu Datang Dari Allah Dan Didatangkan Melalui Manusia. MANUSIA hanya perantaraan saja.

Semoga bermanfaat. 

Friday, 29 November 2019

Penyebab Gagalnya Menyisakan Uang Untuk Orang Tua Tiap Bulan

GAGAL MENYISAKAN UANG UNTUK ORANG TUA TIAP BULAN? 
Ketahui Sebabnya, 

Sebagai anak,  sudah menjadi kewajaran,  ada rasa ingin membantu orang tua dg menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan? 


Tetapi,  kebutuhan hidup yg terus meningkat, dari mulai kebutuhan pokok yg terus naik harganya,  biaya anak sekolah yg semakin mahal,  listrik & BBM yg terus naik, juga aneka kebutuhan yg tidak terduga yg terus datang bertubi-tubi.  Sebut saja misal biaya perawatan kendaraan,  anak minta ganti HP,  rumah bocor, iuran anak di sekolah,  kondangan,  sumbangan lingkungan,  dll. 

Praktis,  akhirnya rencana kirim uang untuk orang tua pun batal. Anda berpikir,  ya bulan depanlah untuk orang tua.  Dan rangkaian peristiwa diatas kembali lagi terjadi. 

Anda pernah mengalaminya?  Atau selalu mengalami? 

Anda berpikir,  nanti kalau sudah longgar,  saya akan bantu orang tua. 

Tahukah anda,  hal itu terjadi karena kesalahan mindset didalam pikiran anda. 

Pernahkan anda berpikir,  apakah waktu orang tua merawat anda,  lalu dia akan mengutamakan kebutuhan mereka atau kebutuhan anda sendiri?  

Tidak masalah orang tua tahan lapar,  asal bisa lihat anak kenyang. 

Orang tua,  sendirian bisa merawat anaknya yg banyak. Tetapi,  anak yg banyak,  tak sanggup sekedar merawat 1 orang tua! 

Maka, mindset anda harus dirubah! 
1. Jangan sisakan dari penghasilan,  tapi ALOKASIKAN.  Kalau tujuannya menyisakan,  maka yg terjadi anda tidak akan ada sisa. Tega sekali anda,  memberi pada orang tua hanya sisanya!  Apa anda pikir orang tua dulu ketika merawat anda juga memberikan sisa? Tidak.  Anda diutamakan! 
Begitu terima penghasilan,  langsung pertama ambil alokasi dana,  transfer buat orang tua.  

2. Jangan menunda karena masih kekurangan!  Anda kekurangan itu karena anda tidak memperhatikan orang tua. Maka,  kalau mau rizqi berlimpah,  dahulukan orang tua. 

3. Apa yg kau perbuat pada orang tuamu,  itulah yg akan diperbuat anakmu kelak. 
Kau abaikan orang tuamu di hari senjanya,  maka lihat saja,  nanti anakmu jg akan mengabaikanmu dihari senjamu. 
Ajarkan anak mencintai orang tuanya dengan mereka melihat langsung bagaimana anda memperlakukan orang tua. 

Maka,  jika anda membaca tulisan ini,  detik ini juga,  tetapkan nominal berapa yg anda alokasikan untuk orang tua

Wallahu a'lam bish-shawab.
Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

Thursday, 28 November 2019

Inspirasi Pagi

Inspirasi pagi



Merubah alam menjadi pagi saja Allah mampu,
Apalagi kalau cuma merubah nasib kita

Mengatur alam semesta saja mudah bagi Nya,
Apalagi cuma mengatur hidup kita

Menerbitkan mentari di pagi hari saja Allah sanggup, 
Apalagi cuma menumbuhkan harapan baru di jiwa kita

Membagi jatah rezeki kepada semua makhluk saja Allah bisa,
Apalagi cuma memberi rezeki pada kita

Dekati Allah,
Jangan bosan berusaha dan mendekat berdoa.
Allah yang punya HAK & KUASA
Mengubah nasib dan hidup kita

INGAT.....
Berikan kebaikan yang banyak pada hari ini. Untuk mendapatkan kebaikan yang banyak pada hari yang akan datang. Hargai apa yang ada di depan mata, sebelum hilang segala-galanya

Usaha tanpa doa SOMBONG 
Doa tanpa usaha BOHONG
Wassalam

Wednesday, 27 November 2019

Dahsyatnya Istighfar, yang Semula Miskin Berubah Jauh Membaik

Puji syukur kepada Allah yang masih memberikan kesehatan kepada kita semuanya.

Seorang  lelaki datang kepada Imam Hasan al-Basri mengadukan Istrinya yang 7 tahun belum juga hamil. Dia minta nasehat dan amalan dari sang Imam. Imam Hasan al-Basri menasehatinya untuk memperbanyak Istighfar. Setahun kemudian orang ini datang dan mengabarkan bahwa istrinya sudah melahirkan.


Di kesempatan lain, Seorang yang hidupnya miskin datang ke Imam Hasan mengadukan kemiskinan yang sudah dijalaninya sekian lama. Dia pun meminta nasehat Imam. Imam Hasan al-Basri menasehatinya dengan kalimat pendek,

“Beristighfarlah dan perbanyak istighfar.”

Selang beberapa waktu,orang ini datang dengan kabar bahwa kehidupannya sudah jauh membaik.

Di kesempatan lain lagi, sekumpulan petani datang mengadukan cuaca yang lama tidak turun hujan sehingga mengkhawatirkan hasil panen gagal. Imam Hasan menyuruh mereka,

“Banyak-banyaklah beristighfar.”

Kenapa Harus Istigfar.

Istighfar adalah permintaan ampun dari seorang hamba kepada Tuhannya. Manusia diciptakan untuk menyembah Allah.

Untuk itu, segala kepentingan untuk Manusia sudah dipersiapkan Allah, termasuk aturan mainnya. Selain unsur positif dan mengasyikkan, manusia juga diberi ujian untuk mengklasifikasikan mereka menjadi: PATUH atau TIDAK.

Sayang, manusia sering hilaf, sering tergoda, sering lalai akan aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Seharusnya, manusia dihukum dengan pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, namun Allah menunda hukuman itu sampai di alam akhirat.

Sebelum batas akhir, manusia diberi kesempatan untuk memperbaiki diri dengan kembali memenuhi aturan main yang berlaku. Langkah awal perbaikan diri, ia menekankan perlunya pendekatan diri, permohonan, dan pengaduan, yang disebut Istighfar.

Perubahan Pasca Istigfar

Ketika istighfar itu dilakukan oleh seorang hamba, dan Allah menerima permohonan maaf orang tersebut, maka status orang itu pun berubah. Dari orang yang kotor, menjadi bersih. Dari orang yang banyak dosa, menjadi orang yang tidak berdosa lagi, atua tinggal sedikit dosanya. Dari orang yang Allah kurang sayang, menjadi kekasih Allah. Dari orang yang dijauhi Allah, menjadi orang yang dekat dengan Allah. Dari orang yang suaranya tidak didengar Allah, menjadi orang yang suaranya dirindukan Allah.

Manfaat Istigfar dalam Hadis

Ada tiga manfaat istigfar. Pertama, dari Sa’ad ra, Rasulullah saw bersabda: Doanya yang dipanjatkan Dzin Nun ketika dalam perut ikan paus:

•لاَ إِلَه الاَّأَنْتَ، سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنْ الظَّالِمِيَ

(Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dzalim).

Maka sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengan doa ini dalam sebuah hajat kecuali Allah akan mengabulkannya.(Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Tirmizi (hadis no. 3427) dan Ahmad (hadis no. 1383)

Beberapa Hadis di bawah ini menunjukkan manfaat Istighfar secara Imanis, ekonomis, Psikologis. Hadis-hadis dimaksud antara lain: 

Kedua, dari Ibn Abbas ra, Rasulullah saw bersabda:

“Barang siapa yang selalu beristighfar, maka Allah akan berikan untuknya solusi setiap menemui masalah, dan jalan keluar untuk setiap kali menemui kesempitan, dan Allah akan memberikannya rezeki dari jalan yang tidak diduga-duga.”(Hadis sahih, diriwayatkan oleh Abu Dawud (hadis no. 1297), Ibn Majah (hadis no. 3809) dan al-Hakim (hadis no.). Al-Hakim berkata: Hadis ini sanadnya sahih.)

Ketiga,dari Syidad ibn Aws ra, Rasulullah saw bersabda:

“Istighfar yang paling utama adalah

•اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لااله الاَّأَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ

•أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي،

•فَإِنه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ.

(Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, aku berada dalam janji-Mu dansemampuku. Aku berlindung kapada-Mu dari kejelekan yang aku perbuat, aku mengakui kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadaku, dan aku mengaku kepada-Mu dosa-dosaku maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau).

Rasulullah saw meneruskan sabdanya:

“Dan barangsiapa mengucapkan doa tersebut pada siang hari dengan penuh keyakinan, lalu dia meninggal pada hari itu sebelum malam tiba, maka dia termasuk penghuni surga. Dan barang siapa yang menyebutkannya pada malam hari dengan penuh keyakinan lalu dia meninggal sebelum pagi tiba, maka dia termasuk penghuni surga.”

Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari (hadis no. 5831 dan 5848) dan al-Tirmizi (hadis no. 3315), al-Nasa’i (hadis no. 5427) dan Ahmad (hadis no. 16488 dan 16508).

Allah adalah Tuhan yang sebenar-benarnya Tuhan. Allah adalah Tuhan yang punya kemampuan tidak terbatas, dan tidak bisa dibatas-batasi. Allah adalah Tuhan yang senang kalau dideketi, senang kalau hambanya memohon, senang kalau dijadikan sandaran hidup.

Allah juga sudah berjanji: Yang datang akan diterima, yang mendekat akan didekati, yang minta akan dikashi, yang minta perlindungan akan dilindungi. Allah adalah Tuhan dengan komitmen sangat tinggi, tidak pernah bohong, dan tidak pernah ingkar janji.

Kesimpulan

Dari paparan ini, dapat disimpulkan manfaat-manfaat Istighfar:

Manfaat Imanis:
Diampuni dosa-dosanya dan dijamin masuk surga

Manfaat Ekonomis:
Diluaskan rezkinya, diturunkan hujan, disuburkan sawah, dan dialirkan air ke sungai-sungai.

Manfaat Psikologis:
Dilapangkan dadanya, diberikan anak, dan diberikan jodoh.

Tuesday, 26 November 2019

Ketika Rezekimu Habis, Maka Ajalpun Tiba

KETIKA REZEKIMU HABIS, MAKA AJALPUN TIBA
(Rugi kalau tidak baca sampai selesai)

Jangan perdulikan jasadmu yang akan busuk & hancur!! ... 



Kaum muslimin akan melaksanakan kewajiban mereka:
1. Memandikan mu
2. Mengkafani mu
3. Menyolati mu
4. MENGUBURKAN MU

Yakinlah!!! bahwa:
Dunia tidak sedih karena KEMATIAN mu
~Alam semesta tidak berduka atas kepergian mu.!
~Segala sesuatu akan berjalan seperti biasa dan tidak berubah dengan perpisahan mu.!!
~Perekonomian akan terus berputar.!
~Pekerjaanmu, akan digantikan orang lain!

Hartamu akan pindah tangan secara halal kepada ahli waris.!
Sementara ​Anda yang akan di HISAB atas segala sesuatu hingga perkara yang besar sampai dengan hal yang paling kecil.!!

Yang pertama lepas dari mu adalah nama mu..
Saat Anda meninggal dunia: Orang2 bertanya : ​​Dimana MAYATnya ?​​ Mereka tidak lagi memanggil mu dengan namamu.. Namamu tinggal kenangan belaka.

Ketika mereka akan mensholati, mereka bilang : ​​Bawa sini JENAZAHnya.!!!​​ Mereka tidak lagi menyebutkan namamu.. Betapa cepat namamu hilang berlalu....​

Ketika mereka akan menguburkan mu, mereka berkata: ​Dekatkan MAYITnya.!!​ tanpa menyebutkan namamu..

Karena itu... 
Janganlah tertipu oleh kehormatan, status sosial dan kelebihan kelompokmu..!!

Jangan terperdaya oleh kedudukan, jabatan dan nasab keturunanmu...!!

​Alangkah sepelenya dunia ini... dan betapa besar apa yang akan kita hadapi...​

Kesedihan orang atas kepergian mu ada 3 :
1.Orang yang mengenal mu sepintas akan mengatakan: ​​Kasihan...!!​​
2.Teman dan sahabatmu akan bersedih beberapa saat atau beberapa hari, kemudian mereka kembali pada rutinitas dan canda tawa mereka..
3.Kesedihan mendalam di rumah...Keluargamu akan bersedih sepekan... satu-dua bulan atau hingga satu tahun... Kemudian mereka akan meletakkanmu dalam album kenangan...

Demikianlah...
Kisah mu di antara manusia telah berakhir...
Anda hanya tinggal ​ALBUM KENANGAN​.
Kisah mu yang sebenarnya baru dimulai... bersama sesuatu yang nyata, yaitu: ​Alam Akhirat​

Telah lepas darimu:
1.Ketampanan/Kecantikan
2.Harta, Rumah
3.Kedudukan/Jabatan
4.Anak
5.Istri/Suami

​Kehidupan mu yang sesungguhnya baru dimulai​

Pertanyaannya sekarang adalah :
​Apa yang telah Anda siapkan untuk kubur dan akhirat mu.????? Ini adalah KENYATAAN yang akan terjadi dan perlu direnungkan.!!​
​Check ibadahmu... yang wajib dan yang sunnah​..
​Check Amal sholeh dan Sedekah​ mu..
​Check perilaku dan tingkah laku mu..
​Semoga kita semua menyiapkan bekal utk kehidupan yg kekal.. Dan Selamat di Akhirat..

Jika Anda membantu mengingatkan orang lain dengan menyebar postingan ini... ​In Sya Allah...​ Anda akan dapatkan buah dari peringatan Anda ini dalam timbangan amal kebaikan pada hari Kiamat.

Allah berfirman :
(وذكّر فإن الذكرى تنفعُ المؤمنين)
"Dan berilah peringatan! karena peringatan itu bermanfaat bagi orang2 beriman"
Kenapa Mayit memilih: ​"Sedekah"​ jika kembali ke dunia? 

Sebagaimana  firmanAllah:
👈 رب لولا أخرتني إلى أجل قريب: ‼فأصدق‼
​"Ya Allah! jika Engkau tunda ajalku sebentar saja, niscaya aku akan bersedekah"​

Mereka tidak mengatakan:
👉Niscaya Aku akan Haji/Umroh..
👉Niscaya Aku akan Shalat..
👉Niscaya Aku akan Puasa..

Para Ulama menjelaskan : "Mayit hanya mengatakan Sedekah, karena dia melihat dampak sedekah yang sangat besar setelah kematian"

Maka ​perbanyaklah sedekah​ untuk saat ini bersedekahlah dengan mengirim/menyebarkan postingan ini pada teman/saudara ​dengan niat karena Allah, Aamiin Yaa Robbal 'aalamiin.

Rizki Pasti Tidak Akan Tertukar

Dipinggir jalan ada bapak jualan cemilan. Aku beli 3 bungkus keripik.


Aku bertanya, "Berapa, pak?"

Sambil menunduk bapak itu menjawab : "Ibu ambil apa saja?"

Aku spontan mengernyitkan dahi, batinku, "Koq bapaknya kenapa bertanya, yah?"
"3 kripik, pak." jawabku

"28 ribu, ibu", jawabnya.

Ku sodorkan uang selembar 100 ribu.

"Berapa ibu uangnya?" masih dalam posisi nunduk beliau bertanya.

Aku mulai bingung dengan pertanyaannya.
Ku jawab, "100 ribu, pak".

Bapak itu lalu berdiri meraba-raba kantong celananya sambil ngeluarin beberapa uang.

Astaga… ternyata bapak itu ada masalah di matanya dan sepertinya gak bisa lihat.

Ya Allah .. kenapa aku tak pandai menjaga hati.
Maafkan jika hati ini belum mampu berbaik sangka sama orang

Bapaknya sibuk membongkar uang yang dikeluarkan dari kantong celananya. Nyaris dikeluarkan semua di tangannya.

Lalu dia bilang, "Ambil saja ibu kembaliannya".

Seketika aku terkejut mendengar intruksi dari si bapak.

Lalu secara spontan aku bertanya pada bapak itu,
"Pak, kalau saya kasih uangnya 10 ribu terus saya ambil kembalinya 50 ribu dari tangan bapak dan bapak kan ga tau. Terus nanti bapak rugi dong?"

Lagi lagi jawaban yang sederhana muncul dari mulutnya, "Allah tidak akan salah alamat kasih rejeki.. ibu, kalau sekarang saya harus rugi, saya yakin, Allah pasti lagi nyiapin rejeki lain buat saya. Hidup tak hanya sebatas untung dan rugi, tapi hidup belajar tentang sabar dan ikhlas", katanya.

Ah aku nih memang sensitif kalau ketemu orang hebat seperti ini Rasanya gak bisa nahan air dari pelupuk mata ini. Ya Allah ... Gemetar hati ini mendengarnya.

Bapak itu nanya lagi, "Sudah ambil kembaliannya belum bu ?" (rada bingung & ragu)..akhirnya

Aku jawab, "Nggak usah, pak! Hari ini Allah kirim rejeki untuk bapak".

Bapaknya senyum sambil bilang, "Terima kasih, ibu".

Aku terus sadar..
Ya Allah..ampuni aku.., maafkan aku..dari setiap kegelisahan dan keraguan hati ini akan rezeki dariMu..

Disaat semakin susahnya mencari uang... si bapak penjual cemilan ini dengan keterbatasan matanya tetap bertahan dan yakin bahwa Allah selalu ada bersamanya..

Hari ini belajar lagi dari manusia hebat penjual cemilan bahwa hidup tak hanya sebatas untung dan rugi.

Sama halnya dengan persahabatan tak sebatas untung dan rugi dalam menilai kebaikan dan pengorbanan sebab kebaikan dan pengorbanan tdak dapat dinilai /diukur dengan uang

Semoga ALLAH  senantiasa melindungi kita semua, Amin.
________________

Share untuk menyentuh hati yang telah lama membeku.

Monday, 25 November 2019

Guru Adalah Pahlawan Bangsa Yang Berjasa

Kita harus tetap ingat, bahwa pada masa lalu ada jasa orang-orang yang tak pernah iri dan cemburu ketika sekarang kita menjadi orang yang lebih hebat dari mereka. 


Ya.. itulah sosok Guru yang disebut Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Sesungguhnya merekalah Pahlawan Bangsa yang banyak Jasa, membantu mencetak anak-anak bangsa yang Hebat. Apalagi jika yang diajarkan ilmu agama agar pandai beribadah dan bisa membaca Al-Qur'an. 

Harapan mereka adalah kita bisa menjadi anak yang sukses, berhasil meraih cita-cita, dan ilmu yang diajarkan bisa diamalkan untuk kebaikan, rajin beribadah dan selalu membaca Al-Qur'an. Apakah kita sudah melakukannya? 

Sesungguhnya jasa seorang guru akan terus mengalir. Sebagaimana Hadits berikut : Jika seorang mati, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, do’a anak yang sholeh (HR. Muslim no. 1631)

Maka mari kita melakukan hal-hal yang tiada putus amalnya walau bukan  sebagai guru disekolah, yaitu dengan membagikan ilmu apapun yang dimiliki.

Jadikan hari kemarin  pembelajaran penuh makna. Hari ini isi aktifitas dengan karya penuh semangat. Dan hari esok saatnya mengukir sejarah dengan berbagi ilmu untuk umat, bangsa dan agama.

SELAMAT HARI GURU NASIONAL.

Tuesday, 18 April 2017

Allah Telah Mengatur Rizkimu

PortalRenungan.
Alhamdulillah kita masih mendapat rahmat Allah, sehingga kita bisa melaksanakan aktivitas hari ini. Karena jikalau tanpa rahmat Allah kita tidak akan bisa berbuat apa-apa. Apapun yang kita rasakan hari ini, apapun itu bentuknya, semua itu merupakan rahmat Allah. Maka sepantasnyalah kita selalu bersyukur kepada Allah di setiap waktu.



Seorang Salaf berkata,

إِذَا لَم تَعرِف عُنوَانَ رِزقِكَ... فَلَا تَخَفْ،

لِأَنَّ رِزقُكَ يَعرِفُ عُنوَانَكَ... 

فَإِذَا لَم تَصِل إِلَيهِ، فَهُوَ حَتمًا سَيَصِلُ إِلَيكَ.

Jika kau tidak tahu alamat Rizkimu...
Janganlah Takut, karena  Rizkimu Tahu dimana alamatmu...
Jika kau tidak bisa sampai kepadanya...
Niscaya dia akan sampai kepadamu...

Sesungguhnya Allah telah menjamin setiap nikmat makhluknya yang ada di bumi, baik manusia maupun binatang.

Imam Makik bin Anas, "Seandainya aku masih hidup, pastilah akan tetap mendapat makanan, karena ada Dzat yang telah mengatur makanan untuk semua makhluk-Nya yang masih hidup di dunia."

Rasululloh bersabda,

إِنَّ لِلَّهِ مِائَةَ رَحْمَةٍ أَنْزَلَ مِنْهَا رَحْمَةً وَاحِدَةً 

بَيْنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ وَالْبَهَائِمِ وَالْهَوَامِّ، فَبِهَا 

يَتَعَاطَفُونَ، وَبِهَا يَتَرَاحَمُونَ، وَبِهَا تَعْطِفُ 

الْوَحْشُ عَلَى وَلَدِهَا، وَأَخَّرَ اللهُ تِسْعًا و

َتِسْعِينَ رَحْمَةً، يَرْحَمُ بِهَا عِبَادَهُ 

يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

“Sesungguhnya Allah memiliki 100 rahmat. Salah satu di antaranya diturunkannya kepada kaum jin, manusia, hewan, dan tetumbuhan. Dengan rahmat itulah mereka saling berbelas kasih dan menyayangi.  Dengannya pula binatang liar mengasihi anaknya.  Dan Allah mengakhirkan 99 rahmat untuk Dia curahkan kepada hamba-hamba-Nya (yang beriman) pada hari kiamat.” (HR. Muslim).

Karena itulah Sahabat...
Janganlah khawatir terhadap nikmat di dunia, karena Allah telah menjamin bagian-bagian untuk semua hamba-Nya, yaitu mereka yang mau berusaha mendapatkannya.

Tetapi...
Khawatirlah jika engkau tidak dapat mewujudkan syukurmu dalam bentuk ketaatan kepada-Nya, karena sesungguhnya semua itu akan dipertanyakan pada hari kiamat kelak.

🕌Semoga kita termasuk hamba-Nya yang selalu bersyukur dan yakin terhadap taqdir rizki yang telah Ia tetapkan untuk diri kita semua.

Monday, 17 April 2017

Bagaimanakah Menurutmu Tentang Rezeki Itu ?

PortalRenungan.
Alhamdulillah. Rezeki Allah tak akan pernah ada habisnya. Maka sangat patutlah kita selalu bersyukur terhadapnya. Kita tak akan sanggup menghitung nikmat itu. Rezeki itu tidak terbatas pada harta dan makanan, rezeki Allah itu luas.



Bisa jadi rezeki itu berupa teman yang sholih. Atau pikiran yang tenang dan rileks. Atau tidur yang nyenyak. Atau tempat bernaung yang membuatmu tidak butuh pada orang lain dan terhina. Atau berupa pemandangan yang menyejukkan hati dan mengubah moodmu. Atau berupa seseorang yang mencintaimu dan bersabar atas segala kesalahanmu. Atau berupa kata-kata indah yang engkau baca. 

Atau berupa kasih sayang ibu dan ayah. Atau berupa pundak orang yang engkau cintai sebagai tempatmu menangis. Atau berupa kesempatan duduk bersama saudara-saudari yang membuatmu bisa menghapus kegalauan. Atau berupa rasa hormat dari orang-orang di sekelilingmu. Atau berupa hadiah dari orang yang begitu berarti bagimu. Atau berupa kemampuanmu untuk melayani diri sendiri.

Begitulah.. Dalam setiap kondisi selalu ada rezeki Allah untuk kita.  Ya Allah kurniakan kami ridho-Mu, sesungguhnya Engkau sebaik-baik Pemberi rezeki.

Untuk itu belajarlah memaknai setiap pemberian Allah. Jangan lupa untuk selalu mengiringi karunia dengan bersyukur dan berusaha, karena dengan bersyukur dan berusaha nikmat kan terjaga dan bertambah. Amiin.

Sunday, 16 April 2017

Siapakah Setan-setan Kehidupan itu ? (Bagian 2)

PortalRenungan.
Saudaraku yang budiman dan baik hati. Apa  kabar  semuanya?  Semoga  semuanya  dalam  keadaan sehat  wal'afiyat, bersemangat dan selalu optimis dengan langkah langkah yang akan kita jalani dihari ini. Yukk..Kita awali hari kita dengan senyuman, berwajah cerah dan menyapa  orang sekitar dengan hati senang dan bahagia. karena adanya mereka membuat hidup ini lebih berarti, Insya ALLAH Amiin.




Setelah  kita tahu dan faham tentang siapakah itu setan pada Siapakah Setan Setan  Kehidupan Itu (Bagian 1), selanjutnya apa langkah kita agar kita gak gampang  jadi  antek  antek  pengikut  setan?..Iya gak ada salahnya saudara melanjutkan  untuk  membaca  Siapakah  Setan Setan Kehidupan Itu (Bagian 2) ini.

Satu  hal yang harus selalu kita ingat, ketika kita kalah atas godaan setan maka  kita menjadi pecundang, looser perang melawan setan, pasti tidak sama dengan  berperang  melawan  manusia. Setan itu lebih canggih tipu dayanya, lebih  profesional  pekerjaannya,  lebih  banyak  jumlahnya, serta ada yang tidak tampak wujudnya.

Harus  kita  sadari jika tak ada kesungguhan untuk menghadapinya, kita akan menjadi  bulan-bulanan para  setan, karena ketika kita lemah dan jauh dari ALLAH setan bebas leluasa menembakkan panah-panah beracun tanpa kita sadari,  ”Seorang  hamba  tidak akan dapat melindungi dirinya dari setan, kecuali dengan  berzikir  kepada  ALLAH”  ini  kuncinya agar setan kabur, panas dan terbakar  berlari menjauh. Jangan jadi hamba yang bodoh yang mau diperalat setan,  kita  punya  ALLAH  yang  berjanji melindungi, bukankah ALLAH tidak pernah  ingkar  janji,  dan  apa  ada  perlindungan  yang  lebih hebat dari perlindungan ALLAH, jawabannya kita semua tahu.

Zikir  itu tameng, pakaian perang dan baju anti peluru yang akan melindungi seluruh  tubuh  serta  jiwa kita  dari panah-panah beracun yang dibidikkan setan,  ALLAH  akbar  setiap kali kita mengucap ini kita sedang menancapkan busur  panas  pengusir setan, kalimat yang menunjukan bahwa setan itu amat kecil  dibanding  kebesaran  milik ALLAH, dan ketika kita berlindung kepada ALLAH  dari  godaan  setan, maka  siapa yang mampu melawan, setan kan juga mahluk masa takut sama sesama mahluk, takut sama sang pencipta mahluk bukan sama  mahlukNYA,  kan  gitu yah? dan Tidak ada masalah besar dari hidup ini ketika  kita  tahu  TUHAN  kita maha besar, tidak ada bujuk rayu yang lebih indah dan mampu menaklukan kita ketika kita tahu bahwa ALLAH pemilik segala keindahan yang jauh lebih indah.

Jadi  mulai  sekarang,  jadikan  dzikir  pakaian sehari hari maka terbayang hidup  yang  jauh dari bisikan setan, hari-hari kita akan menjadi hari-hari penuh  kemenangan. Betapa tidak, seluruh anggota badan kita akan terlindung dari  maksiat.  Dan  bisa  kita pastikan efeknya, hati akan tenang, pikiran akan jernih,  doa  ijabah,  masalah  menjadi mudah, waktu tak lagi sia sia karena kita awali hari dengan zikir, isi hari dengan zikir, dan akhiri hari dengan zikir. Subhanallah  walhamdulillah  walaa  ilaha illallah wallahu akbar, walahaula wala quwata illa billah…

Saturday, 15 April 2017

Siapakah Setan-setan Kehidupan itu ? (Bagian 1)

PortalRenungan.
Saudaraku yang budiman dan baik hati..Apa  kabar  semuanya  di pagi yang indah ini? Semoga semuanya dalam keadaan sehat  wal'afiyat,  bersemangat  dan  selalu optimis dengan langkah langkah yang  akan  kita  jalani  dihari  ini.  Yukk..Kita  awali  hari kita dengan senyuman,  berwajah cerah dan menyapa orang sekitar dengan hati senang dan bahagia.  karena adanya mereka membuat hidup ini lebih berarti, Insya ALLAH. Amiin.



Kata  orang  ”Setan  itu  mencari  sahabat  sahabatnya dan ALLAH melindungi kekasih  kekasihNYA” , salah satu agar dicintai ALLAH dan menjadi kekasih ALLAH  adalah  dengan  menjadi ahli dzikir  dan sifat dari para ahli dzikir itu “diamnya dzikir, bicaranya dakwah” …

Berbicara  tentang  setan,  seringkali  kita mengira bahwa setan itu mahluk yang  ada  dimana mana, tawaf mengelilingi kita yang bernama manusia, setan itu  pasti mahluk bertubuh besar, berambut panjang, bermata merah, memiliki tanduk  diujung  kepalanya  yang  menyala  ketika  melihat mangsanya, tapi setelah  kita  sadari ternyata setan itu bukan hanya yang tak terlihat tapi juga  terlihat dan berwujud manusia, bahkan ada setan yang manis dan cantik yang  siap menggoda lawan jenisnya dengan lirikan mautnya, senyum manisnya, plus  rok  pendeknya, Atau Setan yang tampan menawan yang membuat kaum hawa klepek-klepek... heheheh ih serem !!

Iya  ternyata  setan  itu  adalah  sebuah  “gelar“  bukan benda, gelar bagi mereka  yang  kelakuannya menyesatkan  orang  lain,  sebagai contoh disaat sahabat kita menyebut “setan lo..! ” ketika ia sedang berpuasa dan temannya sibuk  men-slurup  cocacola  dengan batu es yang berembun. Dan mungkin juga kita akan menyebut sahabat kita setan “duh jangan jadi setan buat  aku dong ”  ketika  ia  sibuk menggoda  kita  untuk  menemaninya nonton daripada ke masjid,  artinya  kita dan kita semua bisa jadi setan dan mampu berpredikat setan, gitu kan yah?  are you agree?

Kata  pak ustadz, setan itu berarti “jauh” berasal dari kata Syathana, jadi semua  yang  menjauh dari ALLAH, menjauh dari kebenaran, menjauh dari kasih sayang  ALLAH, semua yang menjauh dan selalu mencari mangsa untuk dijadikan teman  dalam  rangka  menjauhkan diri dari kebenaran dari kasih sayng ALLAH itu  setan,  dan  setan  ini selalu lupa sama ALLAH dan menjauh dari ALLAH, nauzubillahimindzalik semoga kita tak termasuk antek anteknya.

Harus  kita  sadari  disaat  kita  merasa  jauh dari ALLAH itu artinya kita sedang  mendekat  kepada setan, menjadi sahabat setan, ketika kita menjauh dari ALLAH bawaannya pengen yang gak beres aja, pengennya shalat yang wajib saja dan itupun secepat kilat kita lakukan, pengennya gak puasa senin kamis dengan  bisikan  “kan  sunah  Aa  gak  wajib”  ketika  kita jauh dari ALLAH bawaannya  pengen lama  lama  sama  pacar  atau PIL / WIL ( Priya / Wanita Idaman Lain) terus gak pengen lama lama duduk diatas sajadah dengan airmata berlinang   memohon   ampunan,  pokoknya  emang  setan  itu pinter  banget membisikan  ke  telinga kita yang memang gampang tergoda untuk menjauh dari ALLAH. Bahkan semua yang asik asik itu tempat setan bernaung.

Semakin  kita  menjauh  dari  ALLAH  semakin dekat kita dengan si setan dan antek  anteknya,  lama lama kita jadi setan juga karena mengajak orang lain untuk  gak  ngaji,  gak  sedekah,  shalat sekenanya, what kind of life kalo sudah begini.

Kata  Rasululllah SAW bahwa salah satu kekasih ALLAH adalah orang muda yang takwa,  yang  nyata karyanya, yang sibuk mencari ALLAH bukan mencari pacar atau PIL / WIL, dan harus kita sadari, disaat kita masih muda itu godaannya memang  luar  biasa.  Setan ada disaat kita jatuh cinta, Iya cinta pertama, cinta kedua, cinta ketiga dan seterusnya.. iya saat kita jatuh cinta, setan bertanggung  jawab untuk menjadi guru zina, memberi petunjuk bahwa pegangan tangan  itu indah banget, bahwa menatap mata si dia itu nikmat banget bahwa keinginan  untuk  selalu  dekat  dengan  kekasih  kita  seolah olah menjadi tanggung  jawab  setan  untuk  mengupayakan ini terjadi dan tak jarang kita TERJEBAK  oleh bisikan  setan  dan  antek anteknya, tanpa kita sadari kita telah  mengikuti apa yang dibisikan setan ditelinga kita. Atuh segera nikah yah  kalau  begitumah,  daripada  nanti berzina...hehehe. Terus bagaimana A kalau sudah beristri..? Silahkan dipikirkan sendiri... hehehe

Ketika  kita  patah  hati  atau  di  saat ujian berat datang mendera, setan bekerja  keras  untuk  membuat kita  bersandar padanya bukan kepada ALLAH, tugasnya  membuat  kita putus asa, membisikan bahwa “hidup gak indah lagi A tanpa  si  dia”,  semua sudah hancur, aku tak punya apa apa lagi" bernyanyi ditelinga  kita untuk nangis 7 hari 7 malam sampai kita berkesimpulan bahwa benar  hidup  ini  pahit kalo gak punya kekasih, kalau gak berhasil menjadi itu  dan  ini  mending mati aja, agar lukanya gak kambuh, agar gak liat dia bersanding  di  pelaminan  dengan  kekasih  barunya, agar gak disebut orang gagal, agar gak dihina orang.....setan oh setan.

Tolong  katakan bagi yang patah hati atau bagi yang sedang merasa hidup ini tak ada arti" I will SURVIVE "karena patah hati, ujian yang menimpa gak ada apa apanya dibanding TUHAN kita yang maha besar, ALLAH SWT!!

Friday, 14 April 2017

Seperti Apakah Umur Manusia yang Hakiki ?

PortalRenungan.
Sahabat PR, secara umum umur manusia adalah lama hidupnya. Namun sesungguhnya umur yang hakiki adalah waktu yang digunakan dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala. Waktu yang digunakan dalam ketaatan inilah umur sebenarnya.


Oleh karena itu, kebaikan dan ketaatan akan menambah umurnya yang sebenarnya dan yang selain itu tidaklah menambah umurnya. 

Dan standar kebaikan bukanlah terletak pada panjang atau pendeknya umur seseorang, tetapi kebaikan itu adalah bagaimana seseorang memanfaatnya umurnya untuk berbuat ketaatan kepada Allah ta’ala, sebagaimana hadits dari ‘Abdurrahman bin Abi Bakroh, dari ayahnya Abu Bakroh bahwa ada seseorang yang bertanya pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam,

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ خَيْرٌ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ ». قَالَ فَأَىُّ النَّاسِ شَرٌّ قَالَ « مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَسَاءَ عَمَلُهُ »

“Wahai Rasulullah, manusia mana yang dikatakan baik?” Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan baik amalnya.” Lalu manusia mana yang dikatakan jelek?”, tanya laki-laki tadi. Beliau menjawab, “Yang panjang umurnya dan jelek amalnya.” (HR. Tirmidzi no. 2330, hasan shahih)

Jika seorang hamba berpaling dari Allah dan gemar melakukan maksiat, maka dia berarti telah menyia-nyiakan umurnya. Atau bisa dikatakan bahwa dia telah mengurangi jatah umur yang diberikan kepadanya yang seharusnya dia manfaatkan untuk mengumpulkan kebaikan.

Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata, “Ketahuilah bahwa maksiat dapat mengurangi umur dan pasti dapat pula mengurangi keberkahannya, sebagaimana pula amalan kebaikan dapat menambah keberkahan. 

Monday, 27 March 2017

Beginilah 5 Grade Sholat

PortalRenungan.
Beginilah 5 Grade Sholat, kita termasuk yang mana?. Mudah-mudahan Allah menuntun kita untuk mrlalukan hal yang terbaik.


Grade E 🕌
Ketika adzan, biasa saja,  sedang memasak terus memasak, sedang berfb terus berfb, sedang nonton TV, terus nonton tv dan seumpamanya

Grade D 🕌
Ketika adzan berkumandang, dia kecilkan suara tv, kecilkan suara radio, tetapi tetap terus beraktifitas, tidak siap2 untuk sholat.

Grade C 🕌
Ketika adzan berkumandang, terus berwudhu dan solat.

Grade B 
Ketika adzan, terus berwudhu' dan menuju ke masjid/musholla.🕌

Grade A 
Ketika adzan, sudah berada di masjid dlm keadaan berwudhu', dan bersiap untuk sholat.🕌

Yang manakah grade sholat Kita❓
Kalau ujian pasti kita menginginkan grade A ..

Sholat seperti apa? Ingatlah.! sholat adalah hal no. 1 yang akan ditanya oleh Allah swt di hari perhitungan nanti bukannya hasil ujian !

Sholat terjaga 💯insyaAllah yang lain pun Baik.👍✅✅ Bersama2 kita seimbangkan hal dunia & hal akhirat...

Rasulullah bersabda, "Barangsiapa yang menyampaikan 1 ilmu sja dan ada orang yang mengamalknnya, maka walaupn yg menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala..

Amiiin ya rabbal alamin
Semoga bermanfaat. Amiinnn.....✅

Monday, 20 March 2017

Rahasia Tentang Sakit

PortalRenungan.
Suatu hari Rasulullah  SAW kedatangan seorang bapak dan anak gadisnya. Bapak tersebut meminta Rasulullah SAW untuk menikahi anak gadisnya dan mengatakan bahwa anak gadisnya merupakan anak yang sangat luar biasa dimana anaknya sejak kecil sampai sekarang tidak pernah sakit.

Rasulullah SAW tersenyum dan beliau diberitahu oleh Malaikat Jibril untuk menolaknya karena tidak ada kebaikan dalam diri anak gadis itu.

Sungguh luar biasa makna dari sakit, ternyata dengan datangnya penyakit pada diri kita itu mendatangkan berbagai kebaikan. Bahkan sebagian ulama mengatakan orang yang sedang sakit dipastikan orang tersebut sedang dicintai Allah...

Sakit kalau kita sikapi dengan positif:

Sakit itu "Zikrullah"
Orang yang sedang sakit akan lebih sering menyebut Asma Allah dibandingkan ketika dalam sehatnya.

Sakit itu "Istighfar"
Orang yang sedang sakit akan teringat dosa-dosa yang pernah diperbuat, sehingga lisan akan terbimbing untuk selalu beristigfar dan memohon ampunan kepada Allah.

Sakit itu "Tauhid"
Bukankah saat sedang hebat rasa sakit, kalimat thoyyibah yang akan terus digetar?

Sakit itu "Muhasabah"
Orang yang sedang sakit akan punya lebih banyak waktu untuk merenungi diri, menghitung-hitung bekal apa yang telah dikumpulkan untuk kembali menghadap Illahi.

Sakit itu "Jihad"
Orang yang sedang sakit tidak diperbolehkan hanya pasrah akan tetapi diwajibkan terus berusaha dan berikhtiar untuk mencapai kesembuhan.

Sakit itu "Ilmu"
Bukankah ketika sakit, kita akan memeriksa, berkonsultasi dan pada akhirnya merawat diri utk berikutnya ada ilmu untuk tidak mudah kena sakit.

Sakit itu "Nasihat"
Orang sakit mengingatkan yang sehat untuk jaga diri. Yang sehat menghibur yang sakit agar mau bersabar. Allah cinta dan sayang keduanya.

Sakit itu "Silaturrahim"
Saat jenguk, bukankah keluarga yang jarang bertemu akhirnya datang membesuk, penuh senyum dan rindu mesra? Karena itu pula sakit adalah perekat ukhuwah.

Sakit itu "Penggugur Dosa"
Orang yang sedang sakit sesungguhnya dia sedang dicintai sang Pencipta sekaligus sedang diberi ujian..tentu kalau diterima dengan sabar dan tawaqal akan merontokan dosa-dosa.

Sakit itu "Mustajab Do'a"
Sesungguhnya doa orang yang sedang sakit mustajab, maka saat kita menengok yang sakit disamping kita mendoakan maka mintalah doanya.
Imam As-Suyuthi  selalu keliling kota mencari orang sakit lalu beliau minta dido'akan.

Sakit itu salah satu keadaan yang "Menyulitkan Syaitan"
Orang yang sedang sakit diajak maksiat tak mampu dan tak mau. Dosa yang lalu disesali dan mohon ampunan.

Sakit itu membuat "Sedikit tertawa dan banyak menangis"
Satu sikap ke-Insyaf-an yang disukai Nabi dan para makhluk langit.

Sakit meningkatkan kualitas "Ibadah"
Rukuk - Sujud lebih khusyuk,
Tasbih - Istighfar lebih sering,
Bermunajat - Do'a jadi lebih lama.

Sakit itu memperbaiki "Akhlak"
Kesombongan terkikis, sifat tamak dipaksa tunduk, pribadi dibiasakan santun, lembut dan tawadhu'.

Dan pada akhirnya "SAKIT" membawa kita untuk selalu ingat akan "KEMATIAN"


Sunday, 19 March 2017

Putraku Malaikat Surgaku

PortalRenungan.
Putraku bukan si juara umum di sekolah, bukan bintang utama di pengajian, juga bukan pemain inti di lapangan futsal, dan tidak juga juara melukis ataupun pemenang lomba beladiri.

Dia adalah anak-anak sepuluh tahun , kelas lima SD, yang senang bermain tiada henti, menikmati keciprak air hujan, mengayuh sepeda menantang angin, dan tak terlalu suka belajar (belajar dalam pengertian umum orang Indonesia, yaitu membaca buku pelajaran sampai hafal titik koma nya).

Ini menyebabkan rumahku tak punya banyak piala.

Terkadang, sebongkah kecewa bergayut di hati, kecewa  pada  nilai  matematikanya yg tak sempurna padahal soalnya  gampang, kecewa  pada hafalan surat pendek al quran yang masih salah, kecewa pada kegagalan gol karena tendangannya yg lemah.

Mana pialamu , duhai kesayanganku?

Allah, Tuhan yang kuimani berbisik lembut.

“Kamu adalah ibu yang sangaaaaaaaaat jauh dari sempurna, dan putramu tak pernah menuntut lebih, dia ikhlas, tak melayangkan protes atas segala kekuranganmu, lalu kenapa kamu tak membalasnya dengan cara serupa? Kamu sedemikian banyak menuntut dari putramu,” aku terkesiap.

Sekawanan awan sedemikian rendah, gelap,  hujan memberi aba-aba mau turun, aku tergopoh  mencari jilbab, berlari ke jemuran. Dan disana…. putraku sedang  membungkuk memungut jemuran yg berjatuhan, sebelum kusuruh.

Aku tertidur pulas, terbangun mendengar suara berisik di kamar mandi, ternyata putraku sedang memandikan adik bungsunya, berjongkok menyabuni jari-jari kaki adiknya, tanpa kuminta.

Aku heran, kenapa rumah sedemikian damai, tak ada pekikan berebut mainan, ternyata putraku sedang bersimpuh di sudut kamar, membuatkan kapal-kapalan kertas secara adil untuk ketiga adiknya.

Embun dimataku mendesak keluar, ketika hujan turun deras dan  putraku  dilindungi payung lebar, berjalan ke rumah tetangga kemudian kembali dengan membawa daun sirsak untuk peningkat daya tahan tubuhku.

“Empat belas lembar, udah kupilihin yang bagus-bagus, biar mama cepet sembuh” tangannya terulur menyerahkan daun sirsak, , aku terkapar lemah kala itu.

Mataku menghangat, kuterima dengan seksama, seperti pak presiden menerima bendera pusaka.

Terimakasih putraku, engkau telah memberi piala, dan ini adalah sebenar-benarnya piala, piala yang sesungguhnya untukku.

Nak, ijinkan aku mencium tanganmu, sebagai wujud permohonan maaf atas segala tuntutanku...

Putra putri yang shalih- shalihah... juara yg sesungguhnya. 

Oleh: Dr. Hj. Netty Prasetiyani Heryawan (Isteri Kang AHER- Gubernur Jawa Barat).

Saturday, 18 March 2017

Kisah Abdul Rahman bin Auf dengan Kurma Busuk

PortalRenungan.
Mudah-mudahan menjadi inspirasi kita akan Abdul Rahman bin Auf dengan kisah kurma busuknya. 

Kata Rasulullah saw, Abdul Rahman bin Auf r.a akan masuk surga terakhir karena terlalu kaya. Ini karena orang yang paling kaya akan dihisab paling lama.  Maka mendengar ini, Abdul Rahman bin Auf r.a pun memutar kepala berfikir, bagaimana agar bisa kembali menjadi miskin lagi supaya dapat masuk syurga lebih awal. 

Setelah Perang Tabuk, kurma di Madinah yang ditinggalkan sahabat menjadi busuk. Lalu harganya jatuh. Abdul Rahman bin Auf r.a pun menjual semua hartanya, kemudian memborong semua kurma busuk milik sahabat r.hum tadi  dengan harga kurma bagus. 

Semuanya bersyukur..Alhamdulillah..kurma yang dikhawatirkan tidak laku, tiba-tiba laku keras! Diborong semuanya oleh Abdul Rahman bin Auf. Sahabat gembira. Abdul Rahman bin Auf r.a pun gembira. Semua happy!

Sahabat lain gembira sebab semua dagangannya laku.Abdul Rahman bin Auf r.a gembira juga sebab...jatuh miskin! 

MasyaAllah..hebat. Coba kalau kita? Usaha goyang dikit, udah teriak tak tentu arah. Abdul Rahman bin Auf r.a berasa sangat lega, sebab tahu akan bakal masuk surga dulu, sebab sudah miskin. 

Namun.. Subhanallah..Rencana Allah itu memang terbaik.. Tiba-tiba, datang utusan dari Yaman membawa berita, Raja Yaman mencari kurma busuk. Rupa-rupanya, di Yaman sedang berjangkit wabah penyakit menular, dan obat yang bisa menyembuhkannya adalah KURMA BUSUK !

Utusan Raja Yaman berniat memborong semua kurma Abdul Rahman bin Auf r.a dengan harga 10 kali lipat harga kurma biasa. 

Allahuakbar.. Jadi..yang banyak memberi rezeki itu datangnya dari kurma yang bagus atau kurma yang busuk? 

ALLAH swt lah yang Memberi Rezeki. 

Ibroh dari kisah ini sangat special buat kita, sebab ini membuat kiya harus YAKIN bahwa rezeki itu totally dari Allah. Bukan hanya karna usaha kita itu sudah cukup bagus atau produk kita yang terbaik yang akan memberi kita omzet yang banyak. Kadang-kadang, KEYAKINAN dalam hati kita itu yang belum cukup kuat dan bulat...

We plan, but Allah has also planned everything for us. So, If something goes wrong, it went wrong for a good reason. 

Semoga kisah ini dapat menyuntik kembali semangat dalam diri kita semua,  yang sedang diuji dalam pekerjaan dan usaha kita.

Friday, 17 March 2017

Bereskan Hubunganmu dengan Allah, dan Biarkan Dia Membereskan Urusan Duniamu

PortalRenungan.
Kita sering menghadapi keruwetan persoalan dalam kehidupan. Kita pusing memikirkan besok mau makan apa. Kita bingung bagaimana nasib anak-anak kita nanti. Kita juga ingin agar suatu persoalan yang sedang mengganjal bisa cepat selesai agar kita tidak lagi disulitkan olehnya.

Banyak orang menjadi frustasi dalam persoalan yang dia hadapi karena semakin kuat dia berusaha untuk menyelesaikan, semakin kuat pula persoalan itu melilitnya. Seolah-oleh seluruh energi dan waktu yang dihabiskan tetap tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Hal ini tidak jarang membuat seseorang putus asa dan merasa Tuhan tidak adil kepada dirinya.

Barangsiapa membereskan hubungan antara dirinya dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan hubungan antara dia dan manusia semuanya.

Lantas bagaimanakah seharusnya menghadapi urusan-urusan dunia yang menyulitkan tersebut? Apakah kita bisa menghindarinya? Atau apakah semua itu memang harus dijalani?

Dalam pandangan Allah, segala urusan yang kita khawatirkan dan takutkan adalah mudah bagi-Nya. Seringkali kita berusaha menjalani itu semua dengan kekuatan diri sendiri, merasa sebagai superman yang mampu menghadapi segala-galanya. Dan Allah ingin menunjukkan bahwa sebenarnya kita tidak bisa apa-apa.

Dalam kitab Nahjul Balaghah, Ali bin Abi Thalib mengajarkan kepada kita:

“Barangsiapa membereskan hubungan antara dirinya dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan hubungan antara dia dan manusia semuanya. Barangsiapa membereskan urusan akhiratnya, niscaya Allah akan membereskan baginya urusan dunianya. Barangsiapa selalu menjadi penasihat yang baik bagi dirinya, niscaya Allah akan menjaganya dari segala bencana.”

Mengutip kata-kata di atas, kunci dari segala persoalan yang menimpa diri kita adalah rusaknya hubungan dengan Allah. Kita terputus dengan-Nya sehingga merasa apa yang kita hadapi tidak terhubung. Padahal segala sesuatu dalam pengetahuan-Nya dan Allah dengan mudah akan membalikkan segala urusan kita dalam sekejap mata.

Karenanya jika ditimpa persoalan yang membuat sulit seakan dunia mau runtuh, periksalah hubungan kita dengan Allah. Apakah ada hak-hak-Nya yang kita langgar? Perintahnya yang kita langgar? Atau larangan-Nya yang terus menerus kita lakukan? Perbaikilah persoalan kita dengan Allah dan niscaya Dia dengan mudah akan membereskan segala urusan dunia kita. Apa yang tidak mungkin dilakukan oleh Raja dari segala Raja?

Semoga kita senantiasa diberikan karunia untuk selalu memeriksa sejauh mana hubungan kita dengan Sang Maha Pengatur Segala Urusan.

Muhammad Noer, 11 Mei 2009.
https://goo.gl/qa1SZf***

Friday, 3 March 2017

Ujian Terberat adalah Kesenangan

PortalRenungan.
Sahabat... 
Seorang arif berkata dalam sebuah buku yang ditulis oleh Ustadz Said Hawa di dalam bukunya "Mensucikan Jiwa".

Di sana tertulis: "Musibah bisa dihadapi dengan sabar oleh orang Mukmin, tetapi kesenangan tidak dapat dihadapi dengan sabar kecuali orang yang mencapai derajat Shiddiq"

Sungguh terasa benar sekali apa yang dikatakan orang arif itu. Bersabar terhadap kesenangan memang jauh lebih berat daripada bersabar terhadap musibah.

Para Sahabat Rasul pun mengatakan demikian : "Kami telah diuji dengan ujian kesulitan lalu kami bersabar, dan sekarang kami diuji dengan ujian kesenangan maka kami tidak bisa bersabar."

Masya Allah...!!!

Itulah kenapa Allah mengingatkan kita akan begitu banyaknya fitnah dunia. Agar harta, suami, istri, anak-anak kita tidak melenakan kita dari mengingat-Nya.

Hingga Allah berfirman : "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu, dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah" (Q.S. Al Munafiqun: 9)

Ketika kita diberikan ujian kesulitan, ada baiknya kita tidak mengeluhkan keadaan. Justru, semua itu seharusnya membuat kita semakin sabar dan semakin dekat dengan Allah. 

Namun sebaliknya, bila kita diberi ujian kesenangan, kita lupa. Lupa kalau setiap kesenangan itu adalah pemberian Allah, bukan hanya karena usaha kita sendiri. Hal inilah yang seringkali membuat kita lupa untuk bersyukur. Malah membuat kita takabur dan lalai.

Sahabat...
Mari terus belajar mengukur kapasitas diri. Sebab Allah Maha Mengetahui apa-apa yang pantas dan sanggup kita hadapi.

Semoga Allah senantiasa menjaga kita dari segala fitnah dunia... Semoga kita juga mampu melewati ujian apapun yang Allah berikan dengan sabar dan syukur...

Aamiin Allahumma aamiin